Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan
PNPM-Perkotaan
Bestpractice
,
Selamat datang di website PNPM Mandiri Perkotaan!
HomeGelar KaryaBest practiceBP-EkonomiBerkat Kegigihan dan Kerja Keras
Best Practice P2KP merupakan kumpulan dokumentasi pengalaman kegiatan lapangan yang sarat dengan inspirasi, prestasi, dan bermakna pelajaran. Tujuan sharing pengalaman dalam bentuk tulisan Best Practice ini agar khalayak terpacu untuk melakukan kegiatan-kegiatan serupa, sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Bagaimana penulisan, pengiriman, dan penayangan Best Practice P2KP? Klik disini...
Pontianak, 27 Juli 2011
Berkat Kegigihan dan Kerja Keras

Ekonomi (MK)
OC 3 Prov. Kalimantan Barat   .
PNPM Mandiri Perkotaan    .

Dana bergulir merupakan kegiatan yang menjadi momok bagi setiap orang yang mengurusnya di tiap kelurahan. Ini karena berdasarkan pengalaman sebelumnya, setiap pelaksanaan kegiatan dana bergulir tidak pernah berhasil akibat masyarakat selalu menganggap kegiatan tersebut adalah “bagi-bagi dana hibah kepada masyarakat” dan tidak perlu dikembalikan.

Bagi Kelurahan Benua Melayu Laut, kegiatan dana bergulir sudah beberapa kali dilaksanakan, tetapi tidak pernah bertahan lebih dari tiga bulan, meski yang menjadi pengurusnya adalah tokoh masyarakat yang disegani. Ini disebabkan, kegiatan dana bergulir belum terkonsep secara baik, termasuk kemampuan pengelolaan oleh pengurusnya.

Dengan adanya PNPM Mandiri Perkotaan, kegiatan dana bergulir di Kelurahan Benua Melayu Laut, yang dikelola oleh UPK BKM Hang Tuah terasa berbeda, karena pengurus kegiatan tersebut mendapatkan peguatan kapasitas mengenai tata cara penyaluran hingga tata cara penyelesaian pinjaman bermasalah.

Kegiatan penagihan pinjaman ke KSM

“Kegiatan dana bergulir di BKM Hang Tuah telah berjalan selama satu tahun empat bulan. Alhamdullilah, sampai saat ini tingkat pengembalian masih 100%, indikator LAR 0%, PAR 0% CCR 190% dan ROI 15%. Sedangkan peminjam perempuan mencapai 78% dengan dua KSM yang telah meminjam untuk ketiga kali dengan pinjaman per orang Rp1,5 juta,” kata UPK BKM Hang Tuah Zuraidah.

Menurutnya, hasil ini tercapai berkat kegigihan dan kerja keras pengurus UPK dalam menagih pinjaman bagi KSM yang coba-coba untuk tidak membayar angsuran. “Mereka kira pelaksanaan kegiatan dana bergulir ini seperti yang sudah-sudah, kalau tidak membayar tidak akan ditagih. Saya sampai berkali-kali datang menagih ke KSM yang tidak mau membayar pinjaman, Walaupun harus jalan kaki dengan cuaca panas yang terik dan kadang hujan, sampai akhirnya mereka menyerah dan mau membayar,” jelasnya.

Selain menagih langsung ke KSM, UPK juga senantiasa mengingatkan KSM yang tanggal pembayarannya telah jatuh tempo, dengan menelepon langsung ke peminjam berkali-kali. “Sampai mereka bosan (menerima telepon). Walaupun akhirnya biaya komunikasi jadi tinggi, tapi cara ini juga cukup efektif bagi UPK dalam menagih pinjaman,” tegas Zuraidah.

Hal ini juga dilakukan agar masyarakat tidak menganggap kegiatan tersebut sebagai proyek bagi-bagi uang, melainkan kegiatan yang membantu masyarakat dalam hal permodalan.  

Penyaluran pinjaman ke KSM

“Ada kalanya, bagi KSM yang bandel, kita buatkan surat panggilan dan peringatan, lalu kita kumpulkan untuk membicarakan masalah pinjaman mereka dengan anggota,” tutur dia.

Nama BKM Hang Tuah memang disegani oleh masyarakat. Hasilnya, mereka mau berkomitmen membayar pinjaman tersebut, walaupun tidak penuh. “Kadang saya juga mengajak Faskel untuk memberi pengertian kepada peminjam bahwa pinjaman dana bergulir bukan dana hibah yang tidak dikembalikan. Sekaligus mencarikan solusi penyelesaian pinjaman bagi mereka yang usahanya agak tidak menguntungkan,” urai Zuraidah.

Dan, agar para peminjam ingat akan jatuh tempo membayar pinjaman mereka setiap bulannya, UPK selalu mengundang Faskel guna memberikan pemahaman kepada KSM tentang pengembangan usaha dan trik-trik supaya setiap bulannya KSM tidak berat membayar pinjaman, seperti menyisihkan beberapa ribu rupiah tiap harinya.

“Alhamdulilah setelah setahun empat bulan, masyarakat mulai menyadari bahwa kegiatan dana bergulir yang diusung PNPM Mandiri Perkotaan tidak dapat dianggap seperti kegiatan terdahulu. Begitu pula pihak kelurahan, sangat mendukung dengan adanya kegiatan pinjaman bergulir. Bahkan, kelurahan selalu  berkoordinasi dengan UPK  jika ada program pemerintah yang berkaitan dengan pinjaman bergulir,” tandas dia. (OC 3 Kalbar)

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini, silakan hubungi:

Contact Person:

Zuraidah (UPK BKM Hang Tuah)
Jln. Tanjung Pura, Gg. Sempit
Kelurahan Benua Melayu Laut
Pontianak
Kalimantan

HP. 081345616942

Editor: Nina K. Wijaya

(dibaca 1747)
KOMENTAR ANDA:
Kembali ke atas | Kirim komentar | Print
PNPM Mandiri Perkotaan:
Jl. Danau Toba F 3 No. 8, Jakarta Pusat 10210
Total pengunjung hari ini: 5013, akses halaman: 6285,
pengunjung online: 238, waktu akses: 0,027 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank