Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan
PNPM-Perkotaan
Bestpractice
,
Selamat datang di website PNPM Mandiri Perkotaan!
HomeGelar KaryaBest practiceBuku BP ProvinsiBP Pendampingan Ekonomi PNPM Mandiri di Kabupaten Tegal, 2011
Best Practice P2KP merupakan kumpulan dokumentasi pengalaman kegiatan lapangan yang sarat dengan inspirasi, prestasi, dan bermakna pelajaran. Tujuan sharing pengalaman dalam bentuk tulisan Best Practice ini agar khalayak terpacu untuk melakukan kegiatan-kegiatan serupa, sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Bagaimana penulisan, pengiriman, dan penayangan Best Practice P2KP? Klik disini...
Tegal, Oktober 2011
BP Pendampingan Ekonomi PNPM Mandiri di Kabupaten Tegal, 2011

Bappeda Kabupaten Tegal menerbitkan buku "Best Practice Pendampingan Ekonomi PNPM Mandiri di Kabupaten Tegal" tahun 2011. Buku tersebut berisi mengenai cerita teladan (Best Practice) kiprah masyarakat Kabupaten Tegal dalam melaksanakan kegiatan PNPM Mandiri, baik PNPM Mandiri Perdesaan maupun PNPM Mandiri Perkotaan di wilayahnya.

Dalam hal ini web memuat seluruh Best Practice terkait pelaksanaan kegiatan PNPM Mandiri Perkotaan di Kabupaten Tegal.

Menurut Kepala Bappeda Kabupaten Tegal Drs. Haron Bagas Prakosa, M. Hum., dalam halaman “Sambutan Kepala Bappeda Kabupaten Tegal”, kehadiran buku ini diharapkan dapat menambah wawasan implementasi program penanggulangan kemiskinan pada sektor ekonomi yang selama ini menjadi bagian dari sasaran pendampingan PNPM Mandiri, baik Perdesaan maupun Perkotaan di Kabupaten Tegal.

Wilayah pendampingan PNPM Mandiri Perkotaan di Kabupaten Tegal meliputi 7 kecamatan, yaitu Slawi, Dukuhwaru, Lebaksiu, Pangkah, Adiwerna, Talang dan Dukuhturi. KSM pinjaman bergulir yang menjadi binaan PNPM Mandiri Perkotaan adalah sebanyak 4.097, yang terdiri dari 3.097 KSM aktif dan 982 KSM tidak aktif. Dan, 3.097 KSM aktif ini masih membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya. Di antara jumlah tersebut masih banyak KSM berprospek baik dalam mengelola usahanya, sehingga dapat menjadi mitra usaha potensial bagi dunia perbankan maupun lembaga lain (swasta dan pemerintah) yang memungkinkan melakukan kemitraan dengan KSM tersebut.

Jadi, dengan diterbitkannya buku Best Practice Pendampingan Ekonomi mengenai KSM pinjaman bergulir binaan UPK-BKM PNPM Mandiri Perkotaan ini, Kepala Bappeda Kabupaten Tegal berharap dapat menjadi informasi positif bagi para pemangku kepentingan di lembaga formal apapun dan di manapun tentang KSM, terutama tentang usaha yang mereka kelola.

Lebih lanjut Kepala Bappeda Kabupaten Tegal merekomedasikan, semua informasi dalam buku ini dapat dijadikan sebagai sumber data oleh para pemangku kepentingan dalam menyusun strategi kebijakan dan membangun jejaring untuk melaksanakan kemitraan dengan KSM, sehingga dengan demikian proses kemitraan dengan KSM pinjaman dana bergulir bisa terlaksana lebih baik lagi.

Selain itu, kami berharap peluncuran buku ini bisa menjadi inspirasi dan referensi (contoh) bagi kota/kabupaten lainnya.

Selamat membaca..

Buku Best Practice Pendampingan Ekonomi PNPM Mandiri di Kabupaten Tegal, 2011 
(format pdf, ukuran 4,5 MB) 

Mengingat besarnya ukuran dokumen, mohon bersabar saat loading, 
utamanya bagi jaringan internet berkoneksi lambat..

Scan oleh: Dian Permana
Narasi oleh: Nina K. Wijaya

(dibaca 3480)
KOMENTAR ANDA:
rahadi, 19 Desember 2011, jam 10:24:29
semoga kabupaten lain khususnya lombok tengah bisa mencontoh UPK di Tegal..
Kembali ke atas | Kirim komentar | Print
PNPM Mandiri Perkotaan:
Jl. Danau Toba F 3 No. 8, Jakarta Pusat 10210
Total pengunjung hari ini: 3401, akses halaman: 5686,
pengunjung online: 227, waktu akses: 0,031 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank