Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan
PNPM-Perkotaan
Forum
,
Selamat datang di website PNPM Mandiri Perkotaan!
HomeForumFaskel & BKMPENGUNDURAN DIRI BKM
PENGUNDURAN DIRI BKM  
BKM potrekoneng, 19 Mei 2011, jam 15:04:19
Kepada Seluruh Pelaku PNPM Mandiri Perkotaan Khususnya KMW, Korkot, dan ASKOT mandiri. Pada hari Ini Para Pimpinan Kolektif BKM potre Koneng kelurahan Bangselok Kab. sumenep Beserta sekret dan Up2 Telah MENGUNDURKAN DIRI secara kolektif. Karena sudah tidak mampu melakukan proses siklus dan terlalu ada interfensi dr kepala desa.....dan BKM selama ini sudah tidak dianggap salah dalam melakukan proses siklus...dan semua kebijakan BKM selalu salah di mitra kelurahan. geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...

[Kirim tanggapan | Kirim pesan baru]



Tanggapan 1
 
Re: PENGUNDURAN DIRI BKM
mardison mardison, 19 Mei 2011, jam 15:35:59
pengunduran diri bukan merupakan jalan terbaik untuk melakukan perubahan karena kita telah berada diluar sistem..... malah sebaliknya jika kita ingin melakukan perubahan terhadap sistem yag tidak bagus maka kita harus masuk kedalam sistem tersebut
Tanggapan 2
 
Re: PENGUNDURAN DIRI BKM
BKM potrekoneng, 19 Mei 2011, jam 15:44:17
Kpd Mardison terima kasi atas sarannya....tp kami salaku BKM sudah tidak mampu dalam melakukan perubahan kalo masih ada Interfensi dr Birokrasi Kelurahan...geerrrh!...geerrrh!...
Tanggapan 3
 
Re: PENGUNDURAN DIRI BKM
hari prasetyo, 19 Mei 2011, jam 18:34:02

Seingat saya di Kab Sumenep itu ada Askot Mandiri ya ? kok hal seperti ini tidak mendapat perhatian serius untuk segera difasilitasi dgn melakukan pertemuan koordinasi antara BKM dengan Kades untuk dicarikan jalan keluar terbaik. Apapaun yang terjadi, yang menjadi kurban pastilah warga PS-2........

Terus Korkotnya juga dimana ?

Wahhhh....wahhhhh.....apa pada tidur semua ???????
Tanggapan 4
 
Re: PENGUNDURAN DIRI BKM
Pranata putra, 19 Mei 2011, jam 20:50:31
Assalamu"alaikum Wr.Wb
Ysh, Pimpinan Kolektif BKM potre Koneng kelurahan Bangselok Kab. sumenep Beserta sekretariat dan UP-UP


Atas nama KMW propinsi Jawa Timur, saya mohon maaf bila mediasi kami dalam pendampingan masih kurang maksimal sehingga berdampak kepada pendampingan yang kurang maksimal pula....
Melalui forum ini, ijin kan saya meminta kepada Bapak/Ibu Pimpinan Kolektif dan pengurus BKM Poetre Koneng untuk tetap istiqomah demi kemaslahatan masyarakat miskin di Kelurahan dampingan..
Memang dalam proses yang kita jalani, begitu banyak tantangan dan rintangan namun kita sadari bahwa Bapak/Ibu lah pejuang sejati untuk upaya penanggulangan kemiskinan khususnya di Kelurahan Bangselok..

Saya sudah berkoordinasi dengan Korkot dan meminta agar Tim Fasilitator untuk menjembatani persoalan yang dihadapi, walaupun hal tersebut tidak berarti akan menuntaskan semua persoalan 100%, dan tim KMW juga akan melakukan penguatan yang sama terhadap langkah dan upaya Korkot dan Tim Fasilitator nantinya... Kami yakin, bahwa setiap persoalan/kesulitan (seberapapun besarnya) pasti ada jalan keluar/kemudahan bila kita selalu teguh dalam berihktiar, do'a dan kesabaran.
Saya mohon maaf bila ada kata-kata yang tidak tepat, karena prinsipnya adalah saling mengingatkan dalam kebaikan..


Salam,

Pranata putra

Team Leader KMW Propinsi Jawa Timur
Tanggapan 5
 
Re: PENGUNDURAN DIRI BKM
E. Iwantoro, 19 Mei 2011, jam 21:24:32
Saya selaku Korkot 25 KMW VI Jatim merasa bahwa kejadian ini mungkin akibat kurangnya fasilitasi, advokasi dan mediasi kami selaku tim pendamping.
Ada beberapa hal yang dapat kami sampaikan di forum ini:
1. Rabu 18 Mei 2011, BKM Potre Koneng kel. Bangselok (UPK) melakukan pencairan dana untuk 2 KSM pinjaman bergulir dengan dihadiri BKM, Sekretaris, Lurah dan tim fasilitator sebagai wujud transparansi dalam pemberian pinjaman bergulir. Dan semua pihak mengingatkan bahwa pinjaman bergulir bukanlah hibah dan harus tepat waktu dalam pengembalian pinjaman dan dipergunakan sesuai kebutuhan untuk pengembangan usaha.
2. Kamis 19 Mei 2011, muncul pemberitahuan berkenaan dengan pengunduran diri BKM Potre Koneng Kel. Bangselok.
3. Terkait dengan hal tersebut, kami sebenarnya juga sudah melakukan fasilitasi pertemuan antara BKM dengan lurah tadi sore 19 Mei 2011 untuk membicarakan duduk persoalan yang sebenarnya. Namun, belum ada kesamaan persepsi.
4. Beberapa hal terkait fasilitasi, advokasi dan mediasi kami selaku tim pendamping akan dilaporkan melalui KMW sesuai apa yang disampaikan TL KMW VI Jatim.
Semoga ini menjadi pembelajaran berharga. Dan kepada semua pihak, mari kita jaga persaudaraan dan tali silaturahmi yang dirangkai dalam denyut pemberdayaan ini.
Tks.

Eddy Iwantoro
Korkot 25 KMW VI Jatim
Tanggapan 6
 
Re: PENGUNDURAN DIRI BKM
Fajar, 20 Mei 2011, jam 0:41:37
Saya salut dengan ketegasan para pimpinan kolektif BKM Potre Koneng. Tetapi sepengetahuan saya, keputusan yang diambil saat sedang emosi biasanya kurang obyektif. Jadi alangkah baiknya jika dipertimbangkan lagi dalam kondisi pemikiran yang tenang.
Sebenarnya, jika tokoh2 dalam BKM ini terpilih benar berdasarkan aspirasi masyarakat (perwakilan warga yang jujur dan dipercaya), maka dalam proses siklus pasti akan mendapat dukungan dari masyarakat. Itu yang terpenting. Karena sepengetahuan saya, program PNPM ini adalah program murni masyarakat. Terdapat independensi di dalamnya. Tidak bisa sembarangan diintervensi oleh pihak lain, bahkan PemDes yg bersangkutan sekalipun [referensi: http://edisicetak.solopos.com/berita.asp?kodehalaman=h44&id=110782]. Jadi tolong dipertimbangkan lagi... manfaat dan mudlorotnya ke depan jika para pimpinan kolektif harapan masyarakat ini mengundurkan diri. Padahal program masih harus terus berlanjut. Bayangkan jika BKM ini digerakkan oleh pihak2 yg memiliki kepentingan lain. Apakah tidak akan hancur, dan sangat terdloliminya masyarakat jika hal itu terjadi.

Selain itu, saya juga sangat salut terhadap pihak pimpinan tingkat provinsi (KMW Jatim dan jajarannya) yang telah bersedia dengan tegas dan "gantle" menanggapi aspirasi semacam ini. Perlu dicontoh untuk daerah2 lainnya...manis kan?...
Sekian terimakasih. Semoga segera ada penyelesaian yang baik.
Tanggapan 7
 
Re: PENGUNDURAN DIRI BKM
BKM potrekoneng, 20 Mei 2011, jam 0:37:05
Kami selaku BKM ingin memberikan kronologis rentetan alur cerita dari pengunduran diri secara kolektif yang dilakukan di lembaga kami. pada awal tahun 2010 setelah proses pemberkasan anggota BKM telah melakukan kinerja yang cukup baik...namun pada waktu itu kami sering dan inten berkomunikasi dalam melaksanakan kegiatan BLM. namun di tengah perjalanan siklus kami mendapatkan bisikikan dari Lurah dalam penentuan lokasi Kegiatan Tridaya. Tp Bisikan Itu tidak terlalu di gubris karena BKM mempunyai Yang namnya PJM pronangkis yang dituangkan dalam bentuk Renccana tahunan. setelah itu BKM memutuskan dalam rapat Rutin, BKM harrus sesuai SOP dan Aturan Main Program PNPM. berselang tidak lama BKM disangka telah menghabiskan dana BOP yang sebenarnya sudah menjadi Hak BKM dalam Biaya oprasional untuk menjalankan proses siklus. setelah terdengar isu itu mungkin ASKOT mandiri melakukan evaluasi dan memperketat dalam pencairan BOP.dan ini disikapi miring oleh seluruh BKM se Kabupaten sumenep. setalh proses tersebut di sikapi lewat FKA BKM maka ada kesepakatan dan menemukan solusi. namun dalam melaksanakan kegiatan tridaya BKM potre Koneng kebingungan dalam mengatasi masalah Interfensi Lurah juga mau mengetahui apa sebenarnya kerja BKM selama ini. setelah dijelaskan dalam evaluasi kegiatan selama tahun 2010 pada waktu itu BKM telah mengundang semua KSM, Lurah, Askot mandiri, Tim faskel, untuk menjelaskan permasalahan terakit dengan tugas dan tupoksi BKM dan Lurah.setalah itu dilakukan klarifikasi oleh askot bahwa lurah dan BKM itu adalah Mitra dalam melaksanakan proses siklus.namun kemudian ini justru menjadi polemik yang berkepanjangan. akahirnya BKM dalam menjalankan Tugas amanah Program tidak bisa mandiri dan Indipenden. Padahal program ini sangat membantu dalam meningkatkan perkembangan ekonomi masyarakat.
Nah setelah BKM meminta kepada askot dan tim faskel dalam memberikan pemahan kepada lurah dalam menjelaskan tupoksi, justru tidak ada respon positif. dan sebenarnya kami tiadak tau apa maksud keinginan mereka. dan kami BKM setiap melangkah dalam melkasnakan kerja2 Organisasi justru kesulitan. namun bkm tidak menampakkan kesulitan ini biar tidak menjadi bias dalam mencari solusi.dan puncak masalah yang sangat kaget dalam pelaksanaan audit yang akan dilakukan BPKP dan Inspektorat. Padahal dalam rapat BKM, kami meminta jadwal kapan giliran BKM Potre Koneng AkAn Di AUDIT setelah kami minta klarifikasi kepada SF didalam Rapat yang dilakukan sore hari tersebut Audit di tunda minggu. namun Ke esokan harinya Pas waktu itu tim Audit dr Inspektorat masih di kelurahan pajagalan tau-tau jam 09:00 ada telpon ke koordinator kalo audit di BKM potre Koneng bangselok akan dilaksanakan jam 14:00 tapi temen2 kaget ketika pemebritahuan dadakan itu disampaikan Kepada BKM dan sekret, Up-UP. ada apakah ini??? setelah di cek ternyata Lurah paginya datang ke TIm audit itu yang pada saat itu masih di kelurahan pajagalan.Ketika di kelurahan pajagalan pada saat itu tim auidt Inspektorat didampingi oleh sattker, dan askot beserta tim Senior faskel n pak lurrah menghadap untuk BKM potre koneng auditnya di majukan yang seharusnya masih minggu depan. BKM bertanya ada apakah ni???? setelah itu terjadi BKM tetap tidak panatang Mundur menghadapi audit, namun dalam proses audit justru buku sekretari yang seharusnya diperiksa, ni justru tidak diperiksa sama sekali..tapi dalam temuan audit justru ada temuan. bgmnkah dan ada apakah ini???? ok kita sudah menerima apa yg menjd temuan tersebut, nah mulai dr itu temen BKM merasa ada kejanggalan dan puncak nya PENGUNDURAN DIRI secara kolektif. mungkin ini masih sebagian Curahan Hati Temen-temen BKM Potre Koneng. kalo misalnya bahasa kami kurang dimengerti maka kami mohon maaf. tapi semua ini keluar dari hati nurani temen-temen BKM potre koneng
Tanggapan 8
 
Re: PENGUNDURAN DIRI BKM
cah angon, 10 Juli 2011, jam 14:00:07
buat temen temen bkm potre koneng

Assalamu'alaikum wr wb.
salam pemberdayaan ...

saya merasa terharu dan sedih dengan apa yang menimpa kalian, semoga hal ini menjadi hikmah untuk lebih semangat dalam memberdayakan masyarakat.

saran saya ... untuk seluruh pemberdaya masyarakat desa (BKM, UP, SEKRE, DAN RELAWAN) mohon untuk tidak mundur, dalam pemberdayaan tahap awal, sering muncul tantangan dari berbagai pihak, terutama dari pihak desa maupun warga desa.

biasanya kepala desa tidak mendukung program PNPM-MP karena tidak ada cuk nya (mel atau uang suap) sehingga acuh atau malah memusuhi temen-temen bkm.

saya akan sharing dengan pengalaman pribadi saya di bkm tempat saya ....
pada awal kegiatan kepala desa biasanya minta jatah untuk tiap proyek, atau mengarahkan proyek yang akan dibiayai blm dimana dia mendapatkan fee dari pekerja yang ikut dalam pekerjaan proyek tersebut. ini tergantung dari sikap bkm, apakah akan moderat dalam artian memberi jatah, atau sama sekali tidak.
biasanya kalau tidak ... maka akan ketemu dengan masalah yang sekarang ini.

ke dua ... masalah di bkm njenengan ini tergolong masalah yang biasa, biasa kalo ada temuan dari tim audit ato apalah yang penting coba diklarifikasi melalui faskel atao askot kalo perlu KMW sekalian (dan saat ini sudah dijelaskan masalahnya dalam forum ini) kemudian jalani saja setiap kegiatan ... toh seluruh proposal atau lpj tidak harus dibubuhi tanda tangan dari kepala desa ... jadi jelaskan saja kalau ada masalah dengan kepala desa dan beliau tidak mau memberikan tanda tangan.

yang harus dibuktikan adalah kinerja kalian.... tunjukkan bahwa dengan pembangunan yang dilakukan oleh bkm potra koneng lebih manfaat dan mengena pada seluruh warga desa terutama warga miskin. tidak ada suap atau potongan bahkan korupsi. kalau masyarakat sudah bisa menilai hasil pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah desa dan yang dilakukan temen temen bkm, tentu dukungan warga desa akan muncul dengan sendirinya.

saya memahami kondisi temen-temen disana, sudah capek-capek ngurusi warga tanpa imbalan sepeserpun, masih disalahkan bahkan berusan dengan pemdes. tapi hadapilah itu semua dengan sabar dan enjoy aja ....
kalau niat kita ikhlas insya Allah pasti akan ada pertolongan dari Sang Pencipta.

di tempat kami, dulu kami dilaporkan oleh warga desa kami ke Dewan dan Bupati (karena belum menerima kredit bergulir, tapi setelah di beri penjelasan dan sosialisasi akhirnya masalah tersebut hilang dengan sendirinya. bahkan sekarang warga desa menilai bahwa pembangunan yang dilakukan oleh temen temen bkm lebih baik dari pada pembangunan yang ditangani oleh pemerintah.

jadi maju terus pantang mundur ....
wassalamu'alaikum wr wb.
Tanggapan 9
 
Re: PENGUNDURAN DIRI BKM
sugeng riyadi, 26 Juli 2011, jam 14:51:42
salam pemberdayaan..
buat tmen2 BKM beserta jajarannya dan konsultan,berdoa dan berusaha adalah salah satu yang bisa qta lakukan.itu yg sy lakukan di banten.sy putra sumenep jg,meskipun sy bertugas di banten tp sy jg msh memonitor perkemb di sumenep.tetap semangat....
Tanggapan 10
 
Re: PENGUNDURAN DIRI BKM
musfar eka, 27 Juli 2011, jam 20:19:24
alhamdulillah masalah dinamika yg ada di kel. bangselok pada saat ini sudah mulai mereda dan BKM kembali aktif, ini berkat usaha kita semua dari tim konsultan, BKM, lurah & tim kabupaten. mudah-mudahan kejadian ini membawa hikmah kepada kita semua sehingga kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali
Tanggapan 11
 
Re: PENGUNDURAN DIRI BKM
BKM potrekoneng, 18 September 2011, jam 18:29:40
kepada seluruh forum ini di beritahukan bahwa anggota BKM Potrre koneng Sudah mulai aktif kembali..mohon dukungan suport pemikiran, saran dan kritik untuk pengembangan Program pada umumnya dan pada desa kami pada khususnya..semoga menjadi pembelajaran kpd pengurus PK. BKM yang baru.
Tanggapan 12
 
Re: PENGUNDURAN DIRI BKM
Mulawi Asmuni, 20 September 2011, jam 12:00:06
Salut untuk BKM Potre Koneng Bangselok Sumenep, saya sebagai putra Sumenep (Marengan) sangat mendukung keputusan para PK BKM, Sekret, UP-UP telah kembali aktif untuk meneruskan amanah yang diembankan oleh masyarakat kepada panjenengan semua, selamat bekerja ......senangnya...senangnya...senangnya...senangnya...senangnya...
Tanggapan 13
 
Re: PENGUNDURAN DIRI BKM
Moh. Amrihi Kartiko, 20 September 2011, jam 13:03:20
Selamat datang kembali ke Rumah Pemberdayaan... insya Allah selalu diberi hidayah, inayah dan rahmah oleh Nya. Amin. (BKM Cibogor Kota Bogor)


Kembali ke atas | Kirim tanggapan | Kirim pesan baru
PNPM Mandiri Perkotaan:
Jl. Danau Toba F 3 No. 8, Jakarta Pusat 10210
Total pengunjung hari ini: 5223, akses halaman: 5905,
pengunjung online: 297, waktu akses: 0,016 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank