Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan
PNPM-Perkotaan
Forum
,
Selamat datang di website PNPM Mandiri Perkotaan!
HomeForumMimbar bebasSurat Terbuka Untuk korkot
Surat Terbuka Untuk korkot  
Ki Lurah Semarang, 15 Agustus 2012, jam 21:03:03
Ass Wr Wb
Sebetulnya sy menulis di mimbar bebas ini merupakan bentuk kegalauan hati saya hendak kemana saya layangkan surat ini dan sy browsing PNPM ternyata ada forum seperti ini maka dalam kesempatan ini ijin sy mengeluarkan uneg2 hati saya yang sudah lama saya pendam ,
Pprogram PNPM Kota Semarang yang semakin hari semain tidak karu-karuan hal ini sangat di sayangkan program yang sebenarnya memiliki cita – cita yang sangat baik namun menjadi tidak baik karena keberadaan para pelakunya yang tidak kridible di mata masyarakat.

Korkot yang seharusnya memiliki jiwa pemberdaya ternyata jauh dari sifat itu, korkot semarang ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA seakan – akan dia ia merasa di atas segala-galanya dengan mengatas namakan wakil Tuhan/si Tangan Tuhan di Muka Bumi ini seolah – olah dia bs berbuat semaunya.

Perilakunya yang jauh dari nilai-nilai yang seharusnya di miliki oleh seorang pelaku PNPM, dalam sebuah “orasinya” sering keluar kata2 yg tidak sopan, suka mencela orang/masyarakat yang sebelumnya sama sekali belum pernah sy dengar atau saya liat di lakukan faskel apa lagi korkot.... apa mentang-mentang dia seorang korkot??? Jadi wajar kl berbicara se-enak hatinya? Bahkan kl sy simak sering kali mengkait2kan khadits dan sunah rosul untuk melegalkan perilakunya itu.... gillla. Bahkan kami kaum generasi tua ingin dia musnahkan karena pola pikir kami dinilai seperti penjajah dan pengutil uang rakyat, mohon maaf pak korkot kalo bicara di piker dulu!
RPD dari hasil proses perencanaan msayarakat yang sudah ada di BKM kalo tidak sesuai dg keinginan yang bersangkutan harus di rubah tanpa menghormati proses jerih payah masyarakat, memang benar PJM bukan kitab Suci namun patutlah kiranya di hargai jika itu hasil atau buah dari proses masyarakat bukan serta merta harus di rubah seperti keinginan sang korkot.

Sy dengar beliau jg seorang motivator handal, ya bahkan pernah meawarkan diri untuk jd motivator di BKM dan KSM kepada kami, Cuma yang saya heran mengapa gaya bicaranya jauh dr citra seorang motivator? Bahkan sy melihat sebaliknya dia ga pantas jadi motivator, karna sy mendengar saat dia memotivasi aja sering mengatakan dirinya replikasi dari pahlawan inilah, itu-lah dan juga berbicara dgn santainya sambil merokok seolah olah tidak menghargai kami semua yang hadir di situ di samping itu pakainnya pun jauh dari kesan seorang motivator handal yang selalu menjaga penampilanya agar lebih elegan sehingga yg di motivasi menjadi benar2 termotivasi. .... kalo saya pikir orang ini krisis identitas diri, suka mengaku2 orang lain kaya anak kecil yang lg mencari jati dirinya, gmn mau memotivasi lha wong dia aja belum bisa menemukan siapa dirinya?
Demikian mudah2an tulisan ini dapat memberikan masukan bagi yang bersangkutan. Trimakasih
Wass Wr. Wb

[Kirim tanggapan | Kirim pesan baru]



Tanggapan 1
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
Koesranto Koes, 16 Agustus 2012, jam 9:40:59
Waalaikumsalam Wr Wb.

Setelah kami membaca tulisan Bpk/Ibu/Srd. yang menceriterakan perilaku pada pelaku program PNPM-MP P2KP diwilayah dampingan khususnya Korkot di Kota Semarang, saran dan menanggapi keluhan Bpk/Ibu/Sdr. kalau memang demikian hal nya serta untuk mengantisipasi kejadian-kejadian lainnya mohon kiranya bapak bisa menghubungi Konsultan Manajemen Wilayah V (Jateng & DIY) untuk melakukan komunikasi, klarifikasi dan tindaklanjuti untuk solusi yang terbaik agar apa yang menjadi keluhan Bpk/Ibu/Sdr. bisa di fasilitasi oleh Team Konsultan Manajemen Wilayah V Jateng, atau bapak bisa mendatangi atau menghubungi alamat Kantor Konsultan dimaksud di Jl Sompok Baru No. 96 Semarang Tlp. 024-8450319 harapan kami dengan adanya komunikasi dan fasilitasi team konsultan apa yang menjadi keluhan bapak dapat diselesaikan dengan baik, dan kami mengharapkan sekali partisipasi aktif dari para anggota BKM/masyarakat peduli untuk dapat beriteraksi dengan seluruh para pelaku di pusat, provinsi, kota/kabupaten demi suksesnya Program PNPM-MP P2KP khususya diwilayah Bpk/Ibu/Sdr.

Demikian tanggapan dan masukan dari kami semoga bermanfaat

wassalam
Team
Tanggapan 2
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
Eko Jaya, 16 Agustus 2012, jam 12:06:49
Hidup PEJOHANG
Tanggapan 3
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
wong deso, 16 Agustus 2012, jam 19:15:25
lolha..ha..ha... .... Ki Lurah mengingatkan wkt jadi korkot di kota sebelum dia pindah ke Semarang dulu berarti gayanya masih sama banget tuh.... pasti dengan bahasa tubuhnya yang sangat "sombong" tentunya dengan bibir yang sedikit nyengir yg sering menyebut dan mencaci dalam orasinya dengan sebutan "pecundang" hehehe
dia menyebut dirinya orang yang punya karakter dan idealisme tp tidak kosisten dengan pilihannya sendiri sbagai contoh dia sering mengatakan WB itu merupakan gaya imperialisme gaya baru akan tetapi dia sendiri berada di lingkaran itu, proram besar yang di biayai oleh World Bank... kalo dia orang yg konsisten dg ucapanya dan memiliki idealisme tentunya dia akan mundur dan memilih pekerjaan lain ya ga ki lurah? tapi nyatanya dia menikmatinya di situ bahkan istrinyapun jg bekerja di PNPM
kalo sy pikir2 siapa sih yang pencundang itu mungkin dia sendiri kali ya Ki Lurah... ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...
Tanggapan 4
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
ardian budi susilo, 17 Agustus 2012, jam 5:43:59
numpang ngakak kwkkwwkkwkwwkwkwkwkkwwkkwk.........ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...
Tanggapan 5
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
Indra Permana, 17 Agustus 2012, jam 13:52:44
Setelah membaca cerita dari Ki Lurah Semarang saya turut prihatin atas Sikap dan Prilaku Korkot yang seperti itu, mudah2an permasalahan cepat diselesaikan dengan bijak. Agar cepat selesai Pengaduan Ki Lurah sampaikan juga di tingkat Korkot/KMW/OC yg ada di wilayah tersebut seperti yang di katakan oleh Kang Koesranto Koes.




Tanggapan 6
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
puji karyanto, 27 Agustus 2012, jam 9:13:13
Kepada YTH. Ki Lurah Semarang

Sungguh betapa kasih sayang Allah SWT kepada manusia tidak ternilai melalui ayat2nya berupa firman maupun fenomena manusia dan alam. Di Bulan Syawal yang suci ini Saya menghaturkan permohonan maaf lahir dan batin, Khususnya ki Lurah Semarang dan segala kritikan terhadap diri saya yang konstruktif insyaallah pasti saya resapi dan perbaiki diri, bagi kritikan destruktif berupa cacian seandainya itu melegakan saya ikhlaskan dan tentunya sebelum minta maaf sudah saya maafkan dan saya doakan semoga segera mendapatkan pencerahan terutama untuk diri saya.

Tanggapan
1. Kredible di mata masyarakat
Mhn maaf kalau saya memahami dan meyakini kredibilitas itu pada karakter Tabligh (selalu menyeru dan mengajak pada kebaikan), Amanah (tidak mo limo dan dimplementasikan dengan kerja keras, dan kerja ikhlas), Sidik (tidak bicara bohong, tdk ingkar janji dan tdk dusta) dan Fatonah (cerdas, kreatif, inovatif dan selalu mengajak berpikir dan berubah ke arah yang lebih baik), mhn selalu masukannya untuk terus meningkatkan kredibilitas saya dalam pendampingan.
2. Adigang, Adigung dan Adiguna
Mhn maaf atas sikap2 saya yang dianggap 3A diatas, tapi perlu saya sampaikan saya memahami adigang adigung dan adiguna adalah orang yang bangga dengan kemaksiatan dan kalau diingatkan marah, semoga saya dihindarkan dari sifat tersebut
3. “orasinya” sering keluar kata2 yg tidak sopan, suka mencela orang/masyarakat”. Mhn maaf kalau kalimat saya sering dianggap pedas anggaplah makan pakai sambal jadi tambah nikmat hehehe
4. RPD adalah hak dan kewenangan masyarakat, fasilitator hanya menfasilitasi, mengarahkan dan meyakinkan ke program yang pro poor. Ketika ada RPD yang tidak pro poor sudah menjadi kewajiban kami untuk mengadvocasi.
5. Memotivasi adalah tugas kami, yang menilai motivator kepada saya adalah salah alamat
6. Pakaian yang saya pahami adalah menutup aurat, rapi dan sopan. Mhn maaf standard yang berusaha saya pakai adalah standard orang miskin (Maunya sih bersahaja hehehe) jadi kalau ketemu orang kaya yang belum tercerahkan seringkali saya disalahkan.

“ SEMAKIN ORANG HIDUP BERSAHAJA MAKA SEMAKIN MAPAN DENGAN JATI DIRINYA” (Mario Teguh)

Akhirnya saya mengucapkan lagi Maaf dan Terima Kasih

salam jaringan hati


si fakir
puji karyanto


Tanggapan 7
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
Sai Udin, 2 September 2012, jam 10:41:21
saya nggak tahu ya apa kejadian riil sebenarnya, tp aq fikir belum tentu juga semuanya benar,,,mungkin hanya salah persepsi saja. tapi apapun itu kita sbg pendamping harus koreksi diri...marilah kita "pintar2 merasa diri" dan jangan "merasa diri pintar".

Pendamping itu di bekali pengetahuan tentang "ETIKA"...jadi kita harus memberikan contoh baik pada masyarakat...mari kita bercermin, apa mo cermin cembung atau mo cermin cekung, semua punya konsekwensi dan sebagai pendamping pasti kita harus memilih cermin yang benar..

Selaku Korkot, saya tersentak juga dengan tulisan ki Lurah Semarang, sekali lagi mudah2an ini hanya salah persepsi....dan berharap selesaikan dengan baik-baik....masih ada kmw, satker dan pemangku kepentingan tingkat kota yang mampu menyelesaikan, sayaratnya : "siap memerima kekurangan dan siap menerima kelebihan orang lain" supaya komunikasinya cair.

Mumpung masih bulan syawal broo. okey


slamat berdamai broo

KENDARI-SULTRAha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...
Tanggapan 8
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
Moh. Gazali, 3 September 2012, jam 13:25:03
Ketika kita dikritik oleh orang lain, hakikatnya adalah org tsb menyayangi qta. Dialah sebenarnya teman sejati qta.
Pun demikian, kritikan yang disampaikan dengan niat tulus dan ikhlas tanpa maksud lain... merupakan kritik dari teman yang benar2 teman sejati.
Butuh kebesaran jiwa untuk mau menerima kritikan. Dari itu ambillah hikmah dibalik kritik tsb.
"Nasehat yang baik terkadang menyakitkan hati, apalagi nasehat itu disampaikan oleh orang yang status sosial dan kedudukannya mungkin lebih rendah dari kita".
Tapi terimalah kritikan itu walaupun keluar dari mulut seorang "BUDAK HITAM LEGAM" sekalipun ....hik..hik!...hik..hik!...hik..hik!...hik..hik!...hik..hik!...hik..hik!...hik..hik!...
Tanggapan 9
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
edi handoko, 3 September 2012, jam 14:16:19
saya sebagai salah satu fasilitator kota semarang mungkin merasa kritikan dan masukan bapak ini sangat berguna bagi kami selaku fasilitator,,memang seharusnya diantara kami fasilitator dan masyarakat itu saling menghargai..karena kita saling bekerja bersama meskipun terkadang berbeda pendapat..
Tanggapan 10
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
Adhit Putra, 4 September 2012, jam 9:52:43
kalau tulisan bisa dianggap mewakili ucapan...
kalau dari ucapan diangap mewakili watak seseorang
maka dari gaya bahasanya dalam menulis dan menyikapi,
kita bisa melihat karakter seseorang...
Tanggapan 11
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
rina suprabowo, 4 September 2012, jam 14:17:11
Kalau web admin menyediakan pilihan 'like' di sini maka saya akan nge-like tanggapannya Adhit Putra manis kan?...

Untuk Kang Puji Karyanto, mudah-mudahan ke depan jadi lebih baik ya Kang manis kan?...

Salam,
Rina
Tanggapan 12
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
puji karyanto, 4 September 2012, jam 18:29:43
@Wong ndeso, Indra Permana, Sai Udin, Moh Gozhali, Rina Suprabowo : Terima kasih atas Tanggapan sebagai wujud perhatian kawan2 semua kepada saya, saya yakin sekali bahwa yang menggerakan ucapan dan tindakan seseorang adalah pengetahuan., analisis kemudian bersikap dan bertindak. Yang membentuk diri saya adalah pembelajaran dan tempaan di PNPMMP sejak tahun 1999, sehingga meyakinkan saya bahwa PNPMMP berhasil kalau gerakan moral/Akhlakul Karimah bisa ditegakkan. Moral yang baik adalah :
1. Qonaah (Sabar dan Syukur)
2. Selalau dekat dan menolong orang miskin (harus digerakkan forum PS2 Sebagai pelaku utama)
3. Selalu menjaga dan memelihara silaturahmi (berjaringan)
4. Selalu mengatakan yang Haq walapun Pahit
Jadi mhn maaf kalau saya harus mengatakan masih banyak maling di negeri ini yang harus dicerahkan dan disadarkan supaya tobat sebelum mati, walaupun tentu berkonsekuensi pahit bagi saya Maaf dan Terima Kasih

Salam jaringan hati
Si fakir
Puji K
manis kan?...
Tanggapan 13
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
san dia, 5 September 2012, jam 15:34:55
Bagus Pak Puji....
Yang penting satu hati, kata dengan perbuatan...
Yang sulit dilakukan dalam dunia konsultan yg tidak bisa murni pemberdayaan tapi melalui sebuah perusahaan.
Dari hati nurani yg paling dalam dan jujur apakah Anda sudah bisa???
Alhamdullillah kalau bisa.
Tanggapan 14
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
bebek penyet, 6 September 2012, jam 12:58:52
mank orang pnpm mank harus kaco ya ? ini syech puji kata2nya kaco, yg lain kelakuannya juga kaco.
Jujur dech !! mana ada laporan keuangan Team Faskel apalagi Korkot yg jujur dan transparan
Mana ada laporan SIMsalabim yg bener2 apa adanya ?
dsb, ya nggak..? ya nggak ?


Cuma nanya lhoh, nggak nuduh !!

ampun dech..di maapi ya..
Tanggapan 15
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
wong kampung, 12 September 2012, jam 15:05:33
Temanku yang luar biasa...
Sekalipun engkau hidup berlimpahan dan berkecukupan tetaplah, hidup dengan sederhana.
Tidaklah sulit menciptakan sifat yang baik yaitu sikap rendah hati dan sederhana.
Orang yang memiliki sikap rendah hati selalu berusaha menjadi pribadi yang bisa menerima orang
lain, tidak sombong, atau terlalu memperlihatkan kelebihan-kelebihan yang dimiliki.
Tidak usahlah kita risaukan, jika orang lain tidak tahu apa yang kita miliki atau seberapa tinggi kemampuan
kita melakukan segala sesuatu.
Orang lain bisa menilai 'kualitas seseorang' hanya dengan melihat sikap, tutur kata, dan perilaku
sehari-hari yang kita lakukan.
Dengan bersikap rendah hati, berarti kita telah menjaga diri kita sendiri.
Dengan bersikap rendah hati, berarti kita telah menempatkan diri di posisi yang nyaman, tenang, damai dan
tentram.
Jika hati sudah merasa nyaman, damai dan tentram, maka secara otomatis Anda akan tampak bersahaja dan bahagia. Bukankah itu yang kita inginkan? :-)
Marilah kita bersikap rendah hati.....awas ya...awas ya...awas ya...awas ya...awas ya...awas ya...
Tanggapan 16
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
iwan fals sekali, 14 September 2012, jam 22:57:49
Nump@ng "BERIKALAN" y@...... ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...
Mudah2an Iklan yang saya "bintangi" bisa mendongkrak ......


KARAKTER puji ADALAH CONGKAK DAN GAK TAHU DIRI....

HAI KAWAN JANGAN MENGAKU PEMBERDAYA SEJATI KALO MASIH SEPERTI puji.....

BONGKAR... BONGKAR.... BONGKAR.... KARNA MEMALUKAN BANYUMASAN....awas ya...awas ya...awas ya...awas ya...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...
Tanggapan 17
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
puji karyanto, 17 September 2012, jam 0:06:29
apalah arti seorang fakir puji k, gak usah didengar omongannya, karena omongannya dan perilakunya hanya enak bagi kaum tertindas bukan kaum penindas, makilah diriku kalau itu membuatmu bahagia aku ikhlas. maaf dan terima kasih

salam jaringan hati
si fakir
puji kmanis kan?...
Tanggapan 18
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
Buddy Prayitno, 17 September 2012, jam 13:42:32
Assalamualaikum Wr Wb

saudara2-ku yang semoga Allah selalu berkenan memberkati kalian
Bukankah baik bersikap dan berucap santun bagi siapa saja, termasuk saya, mas Puji dan yang lainnya ?
kalau anda semua setuju, yuk lakukan !
Semoga bermanfaat, amin

Wassalamualaikum Wr Wb
Tanggapan 19
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
Buddy Prayitno, 17 September 2012, jam 13:42:33
Assalamualaikum Wr Wb

saudara2-ku yang semoga Allah selalu berkenan memberkati kalian
Bukankah baik bersikap dan berucap santun bagi siapa saja, termasuk saya, mas Puji dan yang lainnya ?
kalau anda semua setuju, yuk lakukan !
Semoga bermanfaat, amin

Wassalamualaikum Wr Wb
Tanggapan 20
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
Jaka Nusantara, 18 September 2012, jam 13:44:47
Tenang.....tenang Pak Puji..
Kalau bekerja di konsultan tidak nyaman & bertentangan dgn hati nurani lebih baik Bapak mundur saja jadi Korkot.
Tanggapan 21
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
puji karyanto, 19 September 2012, jam 1:48:28
Karena cinta dan keprihatinan nasib republik dan rakyat miskin, saya mengucapkan terima kasih atas cacian, makian dan kritikan yang mencerdaskan. maaf dan terima kasih


salam jaringan hatisenangnya...
Tanggapan 22
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
munajah munajah, 19 September 2012, jam 22:33:43
yang sudah buat surat terbuka buat korkot ini "jempoler"
ternyata korkot-korkot ini mirip-mirip ajalah biar nggak sama.

senangnya...senangnya...senangnya...senangnya...senangnya...senangnya...senangnya...
Tanggapan 23
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
Kambing Hitam, 20 September 2012, jam 9:33:31
Aku berlindung kepada ALLOH dari godaan syaitan yang terkutuk
Tanggapan 24
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
Ki Ageng Munir, 21 September 2012, jam 7:42:23
Pak Puji yg baik hati, jujur, bersih & tawakal.
Sepertinya,- lingkungan kerja Bapak adalah orang yg tidak baik, suka iri atas keberhasilan orang, suka mencaci, dan mengkritik tanpa memberikan solusi. Pak Puji kan sudah kaya pengalaman, tidak seperti kebanyakan SF, KORKOT & ASKOT masih muda & katrolan dekat dgn perusahaan serta menang sendiri. Kuatkan hati Pak Puji...Tabah Pak Puji....
Tanggapan 25
 
Re: Surat Terbuka Untuk korkot
puji karyanto, 21 September 2012, jam 14:57:29
Alhamdulillah enjoy2 aja.... tugas kita semua untuk berusaha menjadikan semua lebih baik manis kan?... maaf dan terima kasih


salam jaringan hati


Kembali ke atas | Kirim tanggapan | Kirim pesan baru
sebelumnya... 1 2 selanjutnya...
PNPM Mandiri Perkotaan:
Jl. Danau Toba F 3 No. 8, Jakarta Pusat 10210
Total pengunjung hari ini: 5431, akses halaman: 7020,
pengunjung online: 222, waktu akses: 0,023 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank