Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan
PNPM-Perkotaan
Pengaduan
,
Selamat datang di website PNPM Mandiri Perkotaan!
HomePengaduanPengaduan onlineArogansi Dan Pelecehan Hukum
Pengaduan On-Line dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan PNPM Perkotaan. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara On-Line.
Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila;
1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)  2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan. 3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

Berikut artikel mengenai Pidana Penjara dan Denda terkait Pasal Pencemaran Nama Baik dalam UU ITE, artikel ini dimaksudkan agar siapapun yang akan mengirimkan pengaduan lebih bijak dalam menyampaikan pengaduan dengan dilampirkan bukti-bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pidana Penjara dan Denda terkait Pasal Pencemaran Nama Baik dalam UU ITE
Arogansi Dan Pelecehan Hukum
ketut k, 21 Mei 2010, jam 16:41:30
Kepada Teman2 sekalian
Cc: Jamsostek + Depnaker Pusat + KPK
Tolong dibantu:

PT.ROYAL INDUSTRIES INDONESIA
SURYA CIPTA INDUSTRI
Jl.Surya Utama Kav. 1 - 4 Karawang Indonesia
Telp. 021-89115151-53
Fax. 021- 89115155-66
Email : ptrii@ indosat.net.id
adalah perusahaan Pakistan, pemiliknya adalah Muhammad Asif dan Bilal anaknya (HP:08121017592).
Masalahnya:
1.Para pemiliknya terutama Bilal sangat arogan, karena di PT.RII tersebut tidak mau mengikuti perundang-undangan yang ada di Indonesia dan berlaku sewenang-wenang.

Contoh :
1. Mereka (Bilal dan Bapaknya)tidak mau ada jamsostek di PT.RII , katanya di pakistannya seperti ini tidak ada jamsostek, kemudian kalau diprotes karyawan mereka bilang " kalau mau seperti ini, kalau tidak mau silakan keluar dari PT.RII"

2. Mulai 1 Desember 2009 tidak dapat makan dan tidak dapat uang makan.

3. Tidak ada jaminan apapun termasuk keselamatan kerja, kalau ada kecelakaan kerja ditanggung sendiri oleh karyawan.

4. Untuk level operator semuanya adalah buruh harian (dibayar/jam) yang langsung dikelola oleh PT.RII tanpa ada penanggung jawab dari pihak luar (gaji maximal per bulan Rp.750.000 jauh dari UMR).

5. PT.RII tidak mempunyai personalia, strukturnya ada tapi aktualnya tidak ada.

6. Tolong sebarkan juga ini ke media massa untuk expose masalah ini, agar teman2 kita di PT.RII bisa dibantu

7. Disnaker Kerawang sudah tahu masalah ini tetapi diam karena setiap bulan Disnaker kerawang menerima upeti 7 juta rupiah.

8. Silakan teman2 check dulu kebenaran berita ini langsung ke karyawan2 PT.RII level menengah ke bawah untuk klarifikasi masalah ini. Masalahnya Orang Pakistan yg tidak mau menghormati hukum di Indonesia walaupun mereka mengeruk dan mencari makan dari Indonesia, kasihan orang2 Indonesia yang hanya diperas tenaganya.

Kami mohon untuk disebarluaskan masalah ini, dan silakan check.

Tertanda
Mantan GM Produksi PT.RII


ketutrii@yahoo.com

Tanggapan 1
 
Re: Arogansi Dan Pelecehan Hukum
PPM P2KP, 24 Mei 2010, jam 13:16:20
Kepada Yth,
Rekan Ketut
Di tempat

Terima kasih telah menggunakan pengaduan on-line. Kami telah menyimak pengaduan anda ternyata kami tidak dapat memfasilitasi disebabkan diluar kewenangan. Pengaduan on-line ini diperuntukan bagi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM Mandiri Perkotaan).

Saran kami silahkan pengaduan anda di sampakan kepada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi di http://www.nakertrans.go.id/contact.html

Demikian yang dapat disampaikan.

Wassalam
PPM PNPM Mandiri Perkotaan


Kembali ke atas
PNPM Mandiri Perkotaan:
Jl. Danau Toba F 3 No. 8, Jakarta Pusat 10210
Total pengunjung hari ini: 520, akses halaman: 617,
pengunjung online: 159, waktu akses: 0,035 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank