Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan
PNPM-Perkotaan
Pengaduan
,
Selamat datang di website PNPM Mandiri Perkotaan!
HomePengaduanPengaduan onlinePROYEK PNPM ASAL JADI
Pengaduan On-Line dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan PNPM Perkotaan. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara On-Line.
Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila;
1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)  2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan. 3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

Berikut artikel mengenai Pidana Penjara dan Denda terkait Pasal Pencemaran Nama Baik dalam UU ITE, artikel ini dimaksudkan agar siapapun yang akan mengirimkan pengaduan lebih bijak dalam menyampaikan pengaduan dengan dilampirkan bukti-bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pidana Penjara dan Denda terkait Pasal Pencemaran Nama Baik dalam UU ITE
PROYEK PNPM ASAL JADI
jonathan jonathan, 13 Agustus 2012, jam 0:25:36
Proyek PNPM Cuma
Tahan Dua Bulan

SIMALUNGUN, SIANTAR 24 JAM
Baru dua bulan rampung dikerjakan, proyek drainase di Huta Sibaganding, Nagori Janggir Leto, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun sudah mengalami kerusakan.
Informasi yang dihimpun, proyek tersebut sumber dananya dari Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM).
Pantauan di lokasi, pengerjaan proyek drainase sepanjang 200 meter itu terkesan asal jadi.
Salah seorang warga, C Sianturi (65), saat ditemui di lokasi Sabtu (11/8) sekitar jam 15.30 wib, mengaku heran dengan cepatnya tembok drainase tersebut rusak.
"Masa baru dua bulan selesai dikerjakan sudah rusak," katanya seraya mengaku tak tahu berapa anggaran proyek tersebut, karena pelaksanaannya sama sekali tidak memakai papan proyek.
Sianturi menilai, dengan tidak adanya papan proyek pasti ada sesuatu yang ingin ditutup-tutupi. Sebab di desa lain, proyek seperti itu selalu memakai papan proyek.
Dikatakan, proyek drainase itu hanya menghamburkan dana karena setiap hujan datang, luapan air tak masuk ke dalam saluran parit melainkan mengalir di atas badan jalan kemudian masuk ke persawahan warga. Akibatnya, tanaman padi warga jadi rusak.
“Bagaimana air hujan bisa masuk ke saluran parit, soalnya pinggiran tembok irigasi yang dibangun sudah hancur. Kalau hujan datang airnya langsung masuk ke persawahan warga," cetusnya. Dia yakin proyek drainase tersebut tidak sesuai ketentuan.
Pangulu Janggir Leto, Binrod Nainggolan, saat dikonfirmasi mengaku sedang rapat. “Lagi rapat, “ katanya. Saat dihubungi via SMS, Pangulu malah tak menjawab.
Amatan di lokasi, proyek drainase sepanjang 200 meter dengan lebar kurang lebih 30 cm, dikerjakan tanpa memakai pondasi. Selain itu, lantai saluran irigasi juga tidak disemen melainkan hanya dipasangi batu padas. Akibatnya, batu padas terbawa arus air.-

Tanggapan 1
 
Re: PROYEK PNPM ASAL JADI
PPM P2KP, 15 Agustus 2012, jam 10:55:28
Yth. Jonathan

Terima kasih telah menggunakan Media Pengaduan Online ini. Mohon maaf,Rekan Jonathan Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) diluar kewenangan kami, untuk lebih jelasnya silahkan menghubungi kontak di alamat website berikut ini :

http://www.pnpm-pisew.org/

Demikian disampaikan, mohon maklum dan terima kasih.


Salam,


PPM- PNPM Mandiri Perkotaan


Kembali ke atas
PNPM Mandiri Perkotaan:
Jl. Danau Toba F 3 No. 8, Jakarta Pusat 10210
Total pengunjung hari ini: 5283, akses halaman: 8184,
pengunjung online: 457, waktu akses: 0,016 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank