Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Arsip Warta
,
Selamat datang di website KOTAKU.
Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi: Email Redaksi

Tulisan yang dikirim berformat document word (.doc) disertai foto dan keterangan foto. Foto sebaiknya berformat .jpg atau .bmp, dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen). Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

Atau, dapat langsung dikirim melalui web (klik "kirim"), syaratnya, Anda sudah terdaftar sebagai member web KOTAKU. Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di web KOTAKU.
Kata kunci Kategori
Jakarta, 29 Januari 2017
Membangun Kolaborasi Strategis
Dalam konteks Program Kotaku, kolaborasi mengisyaratkan bahwa 0 kumuh pada tahun 2019 mustahil dicapai tanpa melakukan kolaborasi dengan para pihak pada setiap tingkatan administrasi pemerintahan.
(dibaca 1479 kali)
Ponorogo, 27 Januari 2017
Kolaborasi dalam Kanvas Kotaku
Tentu dipahami secara jamak bagi pelaku program KOTAKU bahwa tagline KOTAKU “Berani Berubah” seperti dogma keagaman yang memiliki kebenaran given. Tak ada alasan untuk membantah dan menghindar.
(dibaca 1238 kali)
Tanjung Pinang, 26 Januari 2017
Pembangunan Ekonomi dalam Konsep Pembangunan Berkelanjutan
Salah satu masalah penting yang dihadapi dalam pembangunan ekonomi adalah antara pemenuhan kebutuhan pembangunan dengan upaya mempertahankan kelestarian lingkungan (Fauzi, 2004).
(dibaca 7356 kali)
Gowa, 3 Januari 2017
Tata Infrasruktur, Kuatkan Ekonomi dan Bangun Kapital Sosial Masyarakat
Dalam menghadapi era globalisasi saat ini masyarakat dihadapkan dengan persaingan yang semakin ketat dan kompetitif dalam berbagai bidang kehidupan. Salah satunya adalah persaingan dari sisi ekonomi.
(dibaca 1647 kali)
Medan, 13 Desember 2016
Memahami Pentingnya Tata Ruang Kota
Pembangunan perkotaan, merupakan bagian dari pembangunan nasional, harus berlandaskan keseimbangan antara berbagai kepentingan, yaitu keseimbangan, keserasian, dan keselarasan antara kepentingan dunia.
(jumlah komentar: 1 dibaca 2793 kali)
Semarang, 7 Desember 2016
Save UPK
Dana mengendap (idle money) di Unit Pengelola Keuangan (UPK) program Kotaku telah menjadi problem laten. Jumlahnya secara nasional sebesar 20,76% dari total modal.
(jumlah komentar: 1 dibaca 1225 kali)
Madiun, 30 November 2016
Sosialisasi, Bukan Hanya Basa Basi
Lebih baik menyalakan lilin dalam ruang yang gelap ketimbang meratapi keadaan. Ungkapan ini seringkali kita temui di tengah gejala pesimisme yang mulai merasuki pori-pori kesadaran masyarakat.
(dibaca 1259 kali)
Surabaya, 18 November 2016
Masjid dan Gerakan Kota Tanpa Kumuh
Bagaimana jika Program KOTAKU berkolaborasi dengan rumah ibadah, seperti masjid? Bagaimana jika masjid dijadikan sebagai salah satu poros gerakan penataan lingkungan permukiman kumuh.
(dibaca 980 kali)
Medan, 17 November 2016
Pentingnya Penjaminan Kualitas Pelayanan Publik
Substansi pelayanan publik selalu dikaitkan dengan suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang, atau kelompok orang, atau instansi tertentu untuk memberikan bantuan dan kemudahan kepada masyarakat.
(dibaca 2195 kali)
Peran Program KOTAKU di Bangka Belitung
Bangka, 9 November 2016
Peran Program KOTAKU di Bangka Belitung
Untuk di Provinsi Bangka Belitung sendiri, luas kawasan kumuh terhitung 648,08 hektare. Luas ini berdasarkan SK Kumuh Bupati/Walikota tahun 2014 yang tersebar di 22 kelurahan dan 18 desa.
(dibaca 1628 kali)
Jakarta, 28 Oktober 2016
Transformasi PNPM Perkotaan Menuju KOTAKU dari Jendela PPM
Konten-konten dan isu-isu yang terekam dalam PPM pada pengaduan di atas membuktikan bahwa di masyarakat telah terjadi pergeseran paradigma dari PNPM Mandiri Perkotaan menuju Program KOTAKU.
(dibaca 2216 kali)
Medan, 27 Oktober 2016
“Keadilan” dalam Konteks Perkembangan Paradigma Pembangunan (2 - Selesai)
Pembangunan manusia yang merupakan bagian dari cakupan pemberdayaan masyarakat yang dijadikan sebagai sebuah strategi, sekarang telah banyak diterima, bahkan telah berkembang dalam berbagai literatur.
(dibaca 1079 kali)
Medan, 26 Oktober 2016
“Keadilan” dalam Konteks Perkembangan Paradigma Pembangunan (1)
Keadilan merupakan suatu hal yang abstrak. Guna mewujudkan suatu keadilan harus mengetahui apa arti keadilan itu seutuhnya. Untuk itu perlu dirumuskan definisi yang setidaknya mendekati.
(dibaca 1418 kali)
Medan, 17 Oktober 2016
Permukiman Kumuh dan Liar, Mau Diapakan?
Permukiman kumuh dan liar memang tumbuh pesat di kota-kota besar di Indonesia, bahkan di Kota Metropolitan seperti Jakarta. Tidak terkecuali Kota Medan.
(dibaca 2421 kali)
Prabumulih, 5 Oktober 2016
Pembangunan Karakter, Pondasi Dasar yang Terlupakan
Rumah sudah dibangun dan layak huni, drainase bagus, jalan dan lingkungan bagus, tetapi sayangnya masih saja banyak yang membuang sampah sembarangan, sehingga permukiman yang tadinya baik malah kumuh.
(dibaca 1092 kali)
Banda Aceh, 4 Oktober 2016
Banda Aceh dengan Target Pencapaian Masalah Kumuh Pengelolaan Air Limbah
Dari 40 lokasi prioritas tahun 2016, Banda Aceh memiliki 4 gampong prioritas, yaitu Gampong Alue Naga (77,031 Ha), Lueng Bata (73,74 Ha), Keuramat (34,65 Ha), Peuniti (27,98 Ha) dan Lampulo (24,34 Ha).
(dibaca 1826 kali)
Madiun, 29 September 2016
Mengurai Kolaborasi dalam KOTAKU
Regulasi yang cukup panjang menjadi bagian dari ikhtiar politik, agar problem yang mendera bangsa ini bisa segara berakhir. Kemiskinan, keterbelakangan, bahkan proyek politik yang bernama “100-0-100” .
(dibaca 1449 kali)
Medan, 29 September 2016
Alternatif Model Penanganan Permukiman Kumuh
Pada dasarnya permukiman kumuh terdiri dari beberapa aspek penting, yaitu lahan, rumah, perumahan, komunitas, sarana dan prasarana dasar, yang terjalin dalam suatu sistem sosial, ekonomi dan budaya.
(dibaca 2123 kali)
Gorontalo, 27 September 2016
Rapat Konsensus Kota Gorontalo: Benahi Kota, Rumah Kita Bersama
Guna mendorong agar setiap kota menangani persoalan tersebut, dilakukan penilaian atau kompetisi. Kota Gorontalo telah dua kali mendapatkan predikat terbersih, tapi masih terdapat kawasan kumuh.
(dibaca 1355 kali)
Denpasar, 21 September 2016
LC, Model Alternatif Tangani dan Cegah Permukiman Kumuh Perkotaan (2)
Konsolidasi tanah perkotaan sebagai kebijakan publik di bidang pertanahan dalam memanfaatkan tanah sebagaimana yang dialokasikan rencana tata ruang kiranya harus tunduk pada asas-asas umum hukum.
(dibaca 1111 kali)
Kembali ke atas | Kirim Warta | Indeks Artikel
sebelumnya... 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 dari 63 selanjutnya...
Jl. Penjernihan I No 19 F1 Lantai II,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 11022, akses halaman: 11540,
pengunjung online: 8175, waktu akses: 0,031 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank