Bone, 30 Agustus 2006
Bone Siap Replikasi P2KP di Empat Kecamatan
Memasuki era ekstensi program P2KP, Pemda Kabupaten Bone siap mereplikasi P2KP di empat kecamatan. Yaitu, Kecamatan Kajuara (18 desa), Kecamatan Cina (12 desa), Kecamatan Lappariaja (9 desa), dan Kecamatan Dua Boccoe (Desa 20 desa).
Demikian dinyatakan Kepala Bappeda Kabupaten Bone Sulawesi Selatan (Sulsel) yang diwakili oleh Sekretaris Bappeda, Drs Andi Haedar, saat memberikan sambutan Sosialisasi Replikasi P2KP di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Bone, pada Kamis (10-8-2006). Hal tersebut diungkapkan di hadapan seluruh Koordinator BKM se-Kabupeten Bone, anggota KBP, personel tim Korkot Sinjai-Bone, dan KMW VIII Sulsel.
Menurut Bappeda, masing-masing desa cukup memenuhi syarat, karena jumlah penduduk miskin lebih besar dari 10% dan tidak ada program penanggulangan kemiskinan lainnya. Di samping itu, pemda siap untuk sharing dana BLM, masing-masing 50%. “Bahkan, pemda telah menyiapkan dana pendamping bagi konsultan daerah dan faskel sekitar Rp 300 juta,” tegas Andi.
Selama program P2KP dilaksanakan di wilayah Kabupaten Bone, banyak kegiatannya yang telah dirasakan oleh masyarakat secara langsung, khususnya masyarakat miskin. Kegiatan tersebut banyak menyentuh kehidupan dan penghidupan masyarakat miskin. Misalnya, salah satu yang paling dirasakan oleh masyarakat adalah bantuan dana bergulir, layanan pembangunan prasarana fisik jalanan, air bersih, dan santunan orang tua jompo. Sebagai tindak lanjut keberhasilan P2KP ini, maka pada era ekstensi Pemda Bone menyatakan siap memasuki replikasi untuk empat kecamatan tersebut.
Sementara itu, Drs. Baharuddin sebagai penanggung jawab Program P2KP di Kabupeten Bone mengatakan, pengembalian dana bergulir hingga kini lancar. Tidak ada satu pun KSM yang tidak mengembalikan dana bergulir. Bahkan, hingga kini telah terbentuk beberapa KSM baru untuk menerima dana bergulir dari pengembalian. (Syamsu Alam, Korkot IV, KMW VIII P2KP 2 Sulsel; nina) (dibaca 298) |