Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan
Warta & Media
Jum'at, 3 September 2010
, Selamat datang di website P2KP!
Bagi rekan pelaku dan pemerhati P2KP yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan P2KP dan KBP ke Redaksi: warta-at-pnpm-perkotaan.org.

Tulisan yang dikirim berformat document word (.doc) disertai foto dan keterangan foto. Foto sebaiknya berformat .jpg atau .bmp, dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen). Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, minimal 1 halaman (penuh), maksimal 4 halaman.

Atau, dapat langsung dikirim melalui web (klik "kirim"), syaratnya, Anda sudah terdaftar sebagai member web P2KP. Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di web P2KP tercinta ini.

Warta:  Arsip Berita
Kirim | Daftar | Arsip | Cetak
Bulukumba, 31 Juli 2007
Wabup Bulukumba: Program Nangkis Diawali Bina Manusia

Penanggulangan kemiskinan tidak cukup hanya dengan pertemuan-pertemuan, tetapi juga kajian-kajian secara akademik, sehingga hasil yang dicapai lebih maksimal. Oleh karena itu, penanggulangan kemiskinan harus diawali dengan bina manusia, yang kemudian dilanjutkan bina ekonomi, hingga bina lingkungan.

“Tiga bina tersebut dapat mengantar masyarakat meningkatkan kesejahtraannya. Ini harus dilaksanakan, karena hingga kini banyak program penanggulangan kemiskinan, tetapi hasil yang dicapai kurang optimal,” tutur Wakil Bupati Bulukumba Padasi saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Konsolidasi dan Penguatan KBP dan TKPKD dalam Mengkaji Program PAKET P2KP di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Bulukumba, pada Rabu (25/7/2007).

Program penanggulangan kemiskinan yang dilaksanakan di Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan, merupakan program utama dalam program pembangunan di Kabupaten Bulukumba. Selain itu, lanjut Padasi, terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi 6,3% pada tahun ini. Jumlah tersebut melebihi tahun sebelumnya, yang hanya sekitar 4%.

“Namun, masih ada 23.000 penduduk Kabupaten Bulukumba yang tergolong miskin. Dengan hadirnya P2KP jumlah tersebut diharapkan berkurang. Ini bisa terwujud jika semua pihak baik kalangan pemerintah, masyarakat, LSM dan pihak lainnnya memiliki komitmen yang sama untuk memerangi kemiskinan,” tegas Padasi dengan nada penuh keyakinan.

Adapun, peserta acara berjumlah sekitar 50 orang, dari berbagai unsur, seperti aparat pemerintah dinas terkait, LSM, kalangan pers, perguruan tinggi, koordinator BKM Bulukumba, serta beberapa tokoh masyarakat.  Hadir pula Kepala Bappeda Bulukumba Ir. Burhanuddin Kadir, MP, TA KP KMW VIII Sulsel Syamsu Alam, dan Kordinator Kota Bulukumba Selayar Thamrin Lihawa, serta beberapa askot dalam lingkup Kabupaten Bulukumba.

Pada kesempatan yang sama, Burhanuddin Kadir juga mengungkapkan bahwa kini bukan lagi saatnya membuat program dari atas. “Semua program harus tumbuh dan berkembang dari masyarakat. Dengan begitu, program tersebut dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” ujar Burhanuddin. Lebih lanjut, dia mengatakan, agar dapat berkelanjutan, maka semua program harus dilakukan dalam bentuk kemitraan sinergis antara pemerintah dengan kelompok peduli dan masyarakat.

Dalam salah satu sesi acara, Syamsu Alam yang tampil sebagai pembicara, mengutarakan pentingnya KBP dan TKPD dalam menyusun dan mereview SPKD dan PJM Pronangkis. (Syamsu Alam, TA KP KMW VIII P2KP-2 Sulsel; Nina)

(dibaca 433)
Kembali ke atas
 
Tim pengelola website
PNPM Mandiri Perkotaan
Jl. Penjernihan 1, No. 19 F,
Pejompongan - Jakarta Pusat 10210
Telp: (021) 70912271, (021)-70952271
Home | Warta | Media | Best practice | Forum | Pustaka | Aplikasi | Laporan | F A Q | Kontak
Total pengunjung hari ini: 6057, akses halaman: 9568, pengunjung online: 131, waktu akses: 0,016 detik.