Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan
PNPM-Perkotaan
Warta
,
Selamat datang di website PNPM Mandiri Perkotaan!
HomeWartaArtikelPelatihan Manajemen Usaha Kecil KMW Jateng
Bagi rekan pelaku dan pemerhati P2KP yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan P2KP dan KBP ke Redaksi: Email Redaksi

Tulisan yang dikirim berformat document word (.doc) disertai foto dan keterangan foto. Foto sebaiknya berformat .jpg atau .bmp, dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen). Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

Atau, dapat langsung dikirim melalui web (klik "kirim"), syaratnya, Anda sudah terdaftar sebagai member web P2KP. Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di web P2KP tercinta ini.
Sukoharjo, 5 Oktober 2006
Pelatihan Manajemen Usaha Kecil KMW Jateng

Pengembangan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) untuk menjadi UKM yang mandiri sebagai binaan BKM dalam Program P2KP, perlu  terus dilakukan secara terus menerus. Berbagai upaya yang bisa dilakukan di antaranya adalah meningkatkan pengetahuan KSM tentang berbagai bidang usaha yang potensial. KSM sebagai sebuah wadah/organisasi yang mempunyai bidang usaha tertentu perlu menjalin kerjasama secara lebih intens, baik dengan UKM maupun dengan pihak-pihak lain yang mempunyai bidang usaha yang sama ataupun bidang usaha lain yang saling melengkapi (link & match).

Beberapa pihak yang dapat diajak bekerjasama dalam pengembangan KSM adalah lembaga/dinas/instansi pemerintahan, lembaga non pemerintahan (NGO), sektor swasta lain, maupun dari institusi akademik yang peduli dan mempunyai kepentingan bersama untuk mengambil manfaat dari kerjasama yang telah dijalin.

Berkaitan dengan peluang kerja sama (channeling) tersebut, dan dalam rangka peningkatan kapasitas usaha kecil yang tergabung dalam KSM–KSM, maka KMW Extention P2KP 1 Jawa Tengah (Jateng) melakukan kerjasama dengan Dinas Pelayanan Koperasi dan UKM Jateng melalui Program Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kelembagaan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah  APBD TA 2006. Bentuk kerjasama yang dilakukan adalah melakukan Kegiatan Pelatihan Manajemen Usaha Kecil bagi KSM potensial di Jateng.

Dalam pelatihan tersebut KMW mengundang 24 peserta terpilih yang mempunyai usaha produksi dan perdagangan dari delapan kabupaten/kota di Jateng. Pelatihan dilaksanakan di Balai Pelatihan Koperasi Jateng, pada 24 – 29 Juli 2006. Materi pelatihan dibagi ke dalam dua kategori. Yaitu, di dalam kelas tiga hari pertama, meliputi materi Kewirausahaan, Administrasi dan Akuntansi, serta Permodalan, dengan pembicara dari BRI, advokasi produk, kemitraan oleh PT Secofindo, dan praktisi usaha seperti Lembaga Pemberdayaan Ekonomi rakyat Lembu Barokah. Sedangkan di luar kelas (dua hari terakhir) meliputi materi studi banding ke perusahaan Batik Gunawan Setiawan, Kampung Kauman, Kota Solo, ke UD Mulya Putra di Desa Bulakan, Kabupaten Sukoharjo, serta pengusaha Batik Ratnasari, di Kabupaten Sukoharjo.

Ketika studi banding di perusahaan Batik Gunawan Setiawan, pemilik sekaligus koordinator paguyuban Batik Kauman Kota Solo, Gunawan Setiawan, memberikan kesempatan secara terbuka bagi peserta untuk bertanya, mulai dari berdirinya hingga pengalaman-pengalaman. Selain itu, peserta juga diberi kesempatan melihat proses produksi di Perusahaan Batik Gunawan Setiawan. Menurut Gunawan, selama berjalannya usaha batik ini ia sering dibantu oleh Dinas Pelayanan Koperasi dan UKM Jateng dalam bentuk dukungan pameran-pameran dan permodalan. “Tetapi untuk permodalan, pengusaha batik harus membentuk koperasi terlebih dahulu,” tutur Gunawan.

Sementara itu, di UD Mulya Putra, seorang pengusaha bernama Widoyo, memberikan kiat-kiat sukses menjalankan usaha mebelernya yang didirikan sejak 1990. Menurut Widoyo, kunci sukses adalah jujur, disiplin waktu dan menjaga kualitas. Mengenai pemasaran, produknya kini telah menjangkau kota-kota besar seperti Jakarta, Solo, dan Medan. Konsumennya pun pabrik-pabrik, tapi tidak menutup kemungkinan perseorangan. Mengenai permodalan, UD Mulya Putra memanfaatkan kredit usaha dari BRI dan BNI, dan sekarang telah tercatat sebagai nasabah teladan BRI.

Dari rangkaian kegiatan pelatihan, peserta tampak sangat antusias karena pelatihan banyak memberikan pengetahuan dan pengalaman-pengalaman dari praktisi usaha kecil menengah yang telah sukses merintis usahanya. Bahkan di akhir pelatihan, para peserta mengharapkan ada pelatihan lanjutan. “Karena, banyak sekali manfaat yang didapatkan setelah mengikuti pelatihan. Di samping ilmu, peserta juga dapat menjalin kerjasama/kemitraan, baik antar peserta pelatihan maupun dengan Dinas Pelayanan Koperasi,” ungkap salah satu peserta.

Di akhir acara penutupan pelatihan, Kepala Balatkop Yanti Mawarti mengatakan, jalinan kerjasama yang sudah terbentuk tidak hanya berhenti sampai di sini melainkan (diharapkan) dapat berlanjut. Misalnya, antara peserta pelatihan dengan Balatkop. “Dan ada monitoring kemajuan usaha dari penerapan apa yang sudah didapatkan dari pelatihan ini,” ujar Yanti. Selain itu, Dinas Pelayanan Koperasi dan UKM Jateng berjanji akan sangat terbuka terhadap masyarakat agar bisa mengakses program-program pelatihan balai latihan kerja, atau melakukan konsultasi lanjutan dan mengusulkan program-progam pelatihan yang dibutuhkan untuk pengembangan UKM.

Nurdiyanto dari KMW P2KP-1 Extention Jateng mengharapkan agar para peserta dapat menerapkan dan mengembangkan apa yang sudah didapatkan dari pelatihan, untuk mengelola usahanya. Sekaligus bisa “ditularkan” kepada anggota kelompok lain yang tidak berkesempatan mengikuti pelatihan. “KMW sebagai pendamping penanggulangan kemiskinan sangat berterimakasih kepada Dinas Pelayanan Koperasi dan UKM Jateng yang telah menyambut baik kemitraan P2KP dengan Dinas Pelayanan Koperasi dan UKM Jateng, dimana dalam P2KP terdapat 520 binaan yang masih memerlukan pelatihan, terutama dalam pengembangan usaha kecil dan menengah untuk menanggulangi kemiskinan,” tegas Nurdiyanto. (Winso/D’fifth/Haryo, Tim KMW P2KP-1 Extension Jateng; nina)

(dibaca 7775)
KOMENTAR ANDA:
Kembali ke atas | Kirim komentar | Kirim Warta | Indeks Artikel | Arsip Artikel | Print
PNPM Mandiri Perkotaan:
Jl. Danau Toba F 3 No. 8, Jakarta Pusat 10210
Total pengunjung hari ini: 7003, akses halaman: 9430,
pengunjung online: 237, waktu akses: 0,031 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank