Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan
PNPM-Perkotaan
Warta
,
Selamat datang di website PNPM Mandiri Perkotaan!
HomeWartaBerita111 Faskel Jatim yang Diistirahatkan Siap Ditampung
Bagi rekan pelaku dan pemerhati P2KP yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan P2KP dan KBP ke Redaksi: Email Redaksi

Tulisan yang dikirim berformat document word (.doc) disertai foto dan keterangan foto. Foto sebaiknya berformat .jpg atau .bmp, dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen). Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

Atau, dapat langsung dikirim melalui web (klik "kirim"), syaratnya, Anda sudah terdaftar sebagai member web P2KP. Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di web P2KP tercinta ini.
Surabaya, 26 Mei 2008
111 Faskel Jatim yang Diistirahatkan Siap Ditampung

Terbatasnya kelurahan/desa sasaran di KMW Provinsi Jawa Timur (Jatim) pada PNPM Mandiri 2008 menyebabkan tersisihkannya sekitar 111 Faskel CD. Hal ini diungkapkan Tim Leader KMW Jatim Seno, di kantornya, Jalan Wisma Menanggal Surabaya, pada Selasa (6/5/2008).

“Tenaga sisa terpakai dari mulai Korkot hingga Faskel hanya 350 orang, sedangkan dari 18 kota/kabupaten sasaran PNPM Mandiri mendatang, yang akan berstatus Korkot hanya sebanyak 3 orang, 15 lainnya berfungsi sebagai Askot. Begitu pula dengan Asmandat, yang diperlukan nanti hanya 4 orang,” tutur Seno yang saat itu didampingi Monev KMW Jatim Ubaidillah Hasan.

Menurut Seno, pihaknya terpaksa melepas mereka, termasuk yang berdedikasi tinggi dan berkinerja bagus. Perubahan sasaran dari PNPM Mandiri yang akan datang sungguh signifikan. “Dampingan kami termasuk non PNPM pada Juni 2008 mendatang menjadi hanya sejumlah 864 desa/kelurahan, dengan penugasan tiap Faskel pada 6 kelurahan,” jelasnya.

Seno mengungkapkan banyaknya sasaran non PNPM pada Juni 2008 yang akan datang, cukup menambah beban bagi KMW Jatim. “Sekitar 274 desa/kelurahan menjadi sasaran non PNPM, serta penerima PAKET non PNPM, menyebabkan akumulasi persoalan menjadi lebih berat,” tegas Seno.

Ia melanjutkan, guna mencari jalan keluar bagi kelanjutan 111 Faskel CD ia, baik secara pribadi maupun kedinasan, antara lain telah menghubungi SNVT Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL) dan SNVT Proyek Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP), serta KMW lainnya. “Sebagai rasa tanggung jawab moral dan rasa kemanusiaan, saya berkoordinasi dengan kedua pejabat SNVT tersebut di atas. Bahkan, surat dan data-data 111 Fakel CD telah di tangan beliau,” ujar TL KMW dengan raut wajah prihatin.

Menanggapi hal itu, SNVT PBL Ir.Suyanto, MM dan SNVT PPIP Ir. Aries Supriyanto, MT yang ditemui di kantornya, di bilangan Wiyung, Surabaya menyatakan, sepakat untuk semaksimal mungkin menyalurkan Faskel CD limpahan dari KMW Provinsi Jatim.

Suyanto mengaku telah menerima data-data dari TL KMW Jatim beberapa hari yang lalu. “Data tersebut berupa calon-calon Faskel hingga Kokot yang akan ditugaskan pada PNPM Mandiri 2008, serta data Calon Faskel CD yang tidak diperpanjang kontraknya. Saya bersama-sama dengan TL juga telah berkoordinasi dengan SNVT PPIP, serta berharap untuk bisa menampung Faskel CD yang tidak lagi diperpanjang kontraknya,” katanya.

Sedangkan Aries Supriyanto mengatakan, pihaknya mengharapkan para Faskel yang direkrut pada Program PPIP 2008 berkualitas, pengalaman, serta berdomisili di kabupaten setempat. “Jika mantan Faskel P2KP memiliki persyaratan tersebut, kenapa tidak? Pasti kami akan merekrutnya, daripada merekrut orang dari luar yang belum berpengalaman,” ujar Aries.

Namun, dia melanjutkan, Program PPIP sebelum tahun 2008 sudah memiliki Faskel. “Maka, mereka juga akan kami libatkan lagi. Pastinya mereka lebih banyak pengalamannya pada program ini. Meski begitu, kami akan lebih menyeleksinya. Bagi Faskel PPIP lama yang kinerjanya tidak baik, tidak akan kami lanjutkan lagi,” tegas Aries.

Mengenai PPIP, program ini telah berjalan sejak tahun 2005, dengan nama PKSBBM. Sasarannya saat itu sebanyak 923 desa. Tahun 2006 – 2007, nama PKSBBM berubah menjadi PPIP, dengan sasaran sebanyak 521 desa.

“Nah pada PPIP tahun 2008 ini, kami memerlukan Faskel CD dan Faskel Teknik untuk sasaran 338 desa di 27 kabupaten se-Jawa Timur. Sasaran penugasan tiap Faskel paling banyak di tiga desa. Gaji rata-rata mereka adalah Rp 2,1 juta dan dikontrak 5 - 7 bulan. Mobilisasinya, mulai Juni - Juli 2008,” jelas Aries.

Menurut dia, di kesempatan lain PPIP memiliki 5 Konsultan Manajemen Kabupaten (KMK) di 27 kabupaten. Saat ini para konsultan PPIP merekrut para Faskel CD dan Teknik, termasuk para Tenaga Ahlinya. “Jadi sekarang ini adalah waktu yang tepat bagi Faskel eks P2KP Jatim yang tidak diperpanjang kontraknya, untuk mengajukan lamaran ke PPIP,” kata Aries. (heroe k, P2KP, PNPM Mandiri Perkotaan; Firstavina)

(dibaca 2730)
KOMENTAR ANDA:
Kembali ke atas | Kirim komentar | Kirim Warta | Indeks Berita | Arsip Berita | Print
PNPM Mandiri Perkotaan:
Jl. Danau Toba F 3 No. 8, Jakarta Pusat 10210
Total pengunjung hari ini: 9346, akses halaman: 17514,
pengunjung online: 581, waktu akses: 0,016 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank