Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan
PNPM-Perkotaan
Warta
,
Selamat datang di website PNPM Mandiri Perkotaan!
HomeWartaCeritaKelurahan Gilingan Menikmati MCK Baru
Bagi rekan pelaku dan pemerhati P2KP yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan P2KP dan KBP ke Redaksi: Email Redaksi

Tulisan yang dikirim berformat document word (.doc) disertai foto dan keterangan foto. Foto sebaiknya berformat .jpg atau .bmp, dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen). Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

Atau, dapat langsung dikirim melalui web (klik "kirim"), syaratnya, Anda sudah terdaftar sebagai member web P2KP. Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di web P2KP tercinta ini.
Jakarta, 29 Desember 2009
Kelurahan Gilingan Menikmati MCK Baru

MCK umum atau nama lain dari Mandi, Cuci, Kakus, adalah salah satu sarana prasarana publik yang digunakan bersama oleh beberapa keluarga untuk keperluan mandi, mencuci, dan buang air di lokasi pemukiman tertentu yang dinilai berpenduduk cukup padat dengan tingkat kemampuan ekonomi rendah (berdasarkan modul pelatihan dasar UPL).

Salah satu MCK yang dapat dijadikan contoh adalah MCK yang terletak di Kampung Cinderejo Lor, RT 06 RW V, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Surakarta. MCK tsb didirikan di atas tanah PJKA yang terletak dipinggir rel kereta api jurusan Surakarta - Purwodadi dan dikelilingi perkampungan padat penduduk.

Manfaat dengan berdirinya MCK yang baru di desa tsb sangat dirasakan oleh kurang lebih 61 kepala keluarga, dengan rata – rata penggunanya berasal dari golongan keluarga pra-sejahtera. Berikut kutipan hasil wawancara tim faskel 37 kota Surakarta dengan Ibu Bambang warga RT 06/ RW V, “Sebelum Program PNPM Mandiri Perkotaan masuk di wilayah Kelurahan Gilingan, kondisi MCK RT 06/ RW V sangat memprihatinkan, tidak ada atapnya sehingga apabila hujan harus memakai payung. Kemudian kotor dan bau. Pokoknya tidak layak pakai, Mas!” ujarnya sambil tersenyum. Ungkapan senada dituturkan pula oleh Ibu Darsini warga RT 01/ RW XIII yang turut menggunakan MCK tsb, “Dengan dibangunnya MCK baru, penggunanya semakin bertambah. Selain itu warga juga merasa betah untuk mencuci pakaian di MCK karena kebersihan dan kenyamanannya.”

Alhasil dengan berdirinya MCK tsb, yang pembangunannya berasal dari dana yang diperoleh masyarakat dalam Program PNPM Mandiri Perkotaan, jumlah pemakainya bertambah, tidak hanya dari RT 06/ RW V dan RT 06/ RW IX saja, bahkan sampai ke warga dari RT 01/ RW XIII dengan jumlah kepala keluarga sekitar 11 KK.

Bapak Ari Sumitro, Ketua RT 06/ RW V, selaku Ketua KSM, saat ditemui oleh tim Faskel, menceritakan proses saat menjalankan Program PNPM Mandiri Perkotaan guna renovasi MCK di wilayahnya. ”Tidak mudah memang menjalankan Program PNPM ini, karena pengendalian yang cukup rumit dan berjenjang mulai dari proses perencanaan, verifikasi, pelaksanaan program maupun perawatan bangunan. Selain itu kami sempat menemukan kendala karena lokasi MCK berada dalam lokasi tanah milik PJKA.”,ujar Bapak Ari Sumitro. Beliau juga menuturkan bahwa bangunan MCK sebelumnya memang belum ada surat ijin dari PJKA juga. Padahal MCK yang terdahulu merupakan bantuan dari pihak PJKA sampai akhirnya diusulkan renovasi MCK ini. “Mengingat MCK ini merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi warga, kami selaku Ketua Panita segera melakukan pendekatan ke kelurahan dan PJKA terkait dengan surat ijin merenovasi MCK tersebut. Akhirnya dalam waktu 2 (dua) minggu, kami mendapatkan surat ijin dari kelurahan dan PJKA,” lanjut Bapak Ari.

Selain pemanfaatan dan pemakaian MCK tsb, tim Faskel pun bertanya mengenai pemeliharaan dan perawatannya. ’’Untuk pemeliharaan, ditempel peraturan yang dibuat oleh Panitia KSM dan telah disepakati warga. Sedangkan mengenai perawatan, warga membersihkan MCK tsb secara bergiliran setiap minggu (lingkup darwis). Peraturan yang dibuat antara lain mengenai larangan corat coret dinding MCK, larangan penggunaan listrik yang berlebihan,serta larangan memakai alas kaki ketika masuk kamar mandi. Selain itu secara terus menerus kami menyerukan kepada warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar MCK,” tutur bapak Bambang Surono selaku UPL LKM Sejahtera Kelurahan Gilingan yang saat itu sedang mengawasi kegiatan pembuatan MCK.

Dengan kesadaran, warga masyarakat pun mengumpulkan iuran uang tiap bulannya guna membayar jasa kebersihan setiap minggu dan membayar biaya listrik setiap bulan. Dengan demikian Program PNPM Mandiri Perkotaan ini sangat bermanfaat dan sangat membantu bagi masyarakat pra-sejahtera khususnya di kelurahan Gilingan. Tetap Semangat! (Bagus Ardian. ST. MT, Asisten Infrastruktur Kota Surakarta KMW XIV Jawa Tengah) 

Informasi terkait dapat menghubungi :

LKM Sejahtera
Kantor Kelurahan, Jl. Setiabudi No. 93 Kelurahan Gilingan Surakarta
Koordinator : Sukamto, Bsc
Telp : 081548542118

KSM Ngudi Rukun
Ketua KSM Ari Sumitro
Telp : 085229290712
Lokasi Rt 06/V (1 unit 5 pintu)
BLM : Rp 19.653.000
Swadaya : Rp. 8.293.000
Total : Rp.27.946.000

KMW XIV Jawa Tengah
Jl. Sersan Sadikin , No 47 Mutihan gergunung Klaten.
Telp : 0272-320883

TA Infrastruktur :
Ikhwanudin, ST
HP : 081325643905

Asisten Infrastruktur Kota Surakarta :
Bagus Ardian, ST, MT
HP : 085225501212

Fasilitator Teknik :
Slamet, ST
HP : 081548578722
Rachmad Romdhoni, ST
HP : 081393695726

(dibaca 1804)
KOMENTAR ANDA:
Kembali ke atas | Kirim komentar | Kirim Warta | Indeks Cerita | Arsip Cerita | Print
PNPM Mandiri Perkotaan:
Jl. Danau Toba F 3 No. 8, Jakarta Pusat 10210
Total pengunjung hari ini: 6946, akses halaman: 10509,
pengunjung online: 191, waktu akses: 0,031 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank