Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan
PNPM-Perkotaan
Warta
,
Selamat datang di website PNPM Mandiri Perkotaan!
HomeWartaBeritaDirektur PBL Sambung Rasa Bersama Warga Margokaton
Bagi rekan pelaku dan pemerhati P2KP yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan P2KP dan KBP ke Redaksi: Email Redaksi

Tulisan yang dikirim berformat document word (.doc) disertai foto dan keterangan foto. Foto sebaiknya berformat .jpg atau .bmp, dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen). Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

Atau, dapat langsung dikirim melalui web (klik "kirim"), syaratnya, Anda sudah terdaftar sebagai member web P2KP. Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di web P2KP tercinta ini.
Sleman, 19 Desember 2011
Direktur PBL Sambung Rasa Bersama Warga Margokaton

Oleh:
Iroh Rohayati Fatah
TA Komunikasi Massa
KMP Wilayah II
PNPM Mandiri Perkotaan

dan

Tim Korkot Kabupaten Sleman    
OC 5 Prov D.I. Yogyakarta 
PNPM Mandiri Perkotaan

Margokaton sebagai tempat belajar desa-desa yang lain membuat Direktur Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL), Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) secara moral berkewajiban mewujudkan mimpi masyarakat menjadi kenyataan.

“Misal untuk desa ramah anak di Kabupaten Sleman dapat dikembangkan lebih lanjut dengan dibantu oleh tim dari Pusat. Selain itu diharapkan masyarakat juga dapat melakukan channeling dengan pihak lain,” jelas Direktur PBL Guratno Hartono pada acara Sambung Rasa bersama warga Margokaton, Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Sabtu, 17 Desember 2011.

Saat mencetuskan program PLPBK pertama kali, sebenarnya itu hanya mimpi. "Dan, mimpi tersebut menjadi kenyataan di Margokaton ini," lanjut dia.

Rangkaian acara Sambung Rasa, tampak Direktur PBL, DJCK, Kementerian PU Guratno Hartono
memberi sambutan dan mengisi acara dialog dengan masyarakat Margokaton

Sambung rasa ini merupakan salah satu dari rangkaian Acara dalam Festival PLPBK. Acara sambung rasa dengan tema “Dari Desa Membangun Negeri”. Selain Direktur PBL, hadir pula Kabid Fisik dan Prasarana Bappeda Provinsi dan/oleh Wakil Bupati Kabupaten Sleman serta wakil DPRD.

Pada kesempatan yang sama di depan ratusan warganya, Wakil Bupati Sleman menyatakan bahwa BLM PLPBK merupakan dana stimulan, yang lebih penting bagaimana kita merencanakan dan bagaimana pula keberlanjutannya setelah ini mau apa.

Direktur PBL Guratno Hartono mengunjungi stan PLPBK

Harapannya, dengan adanya program ini, masyarakat dapat memelihara semangat dan gotong-royong jadi tidak hanya mengharapkan bantuan saja. “PNPM di Kabupaten Sleman diharapkan banyak memasukkan program-program sosial,” ujar dia.

Senada dengan harapan Direktur PBL, Kabid Fisik dan Prasarana Bappeda Provinsi DI Yogyakarta dalam sambung-rasa yang dipandu oleh Camat Seyegan tersebut mengharapkan keberlanjutan program dengan channeling. Menurutnya apa yang menjadi program prioritas PLPBK sudah masuk ke dalam program provinsi 12 program.

“Terkait pemberdayaan masyarakat tugas pemerintah menciptakan iklim untuk keberlanjutan program, pemerintah memfasilitasi kebutuhan masyarakat, menciptakan produk-produk hukum,” imbuhnya.

Wakil ketua DPRD Kabupaten Sleman menyatakan bahwa DPRD dapat memberikan sharing anggaran apabila ada dana dari Pusat. Hal itu diungkapkan ketika pemandu acara memberikan pertanyaan apakah bisa dibuatkan Peraturan Daerah (Perda) yang menguatkan PLPBK di Sleman untuk keberlanjutan program.

Warga Margokaton berfoto bersama Direktur PBL Guratno Hartono
dan jajaran pemda

Menutup sesi, yang diikuti dengan antusias oleh warga ini, Direktur PBL menjawab tantangan ke depan adalah bagaimana masyarakat dengan gagasan perencanaan yang sudah disusun dengan baik, mampu mengembangkan kawasannya menjadi permukiman yang sehat, asri, berjati diri sesuai dengan misi dan visi masyarakat kelurahan dan juga selaras dengan misi-visi kota/kabupaten.

Selain itu harapannya, kegiatan penataan lingkungan permukiman berbasis komunitas  atau PLPBK ini harus dilihat sebagai upaya meletakkan landasan bagi pembangunan jangka panjang yang lebih baik dari aspek sosial, ekonomi dan lingkungan, yang mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat, terutama masyarakat miskin di wilayah tersebut dan dapat menjamin terintegrasinya perencanaan penataan lingkungan permukiman ke dalam perencanaan pembangunan daerah.

Di akhir acara, direktur yang rajin turun lapangan dan selalu antusias menyimak pertanyaan warga ini menyatakan, secara khusus memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini dengan harapan inisiatif masyarakat Kelurahan Margokaton dan Pemerintah Kabupaten Sleman dapat menjadi penggerak bagi masyarakat dan pemda-pemda lainnya di seluruh Indonesia. (KMP)

Editor: Nina K. Wijaya

(dibaca 1134)
KOMENTAR ANDA:
Kembali ke atas | Kirim komentar | Kirim Warta | Indeks Berita | Arsip Berita | Print
PNPM Mandiri Perkotaan:
Jl. Danau Toba F 3 No. 8, Jakarta Pusat 10210
Total pengunjung hari ini: 10811, akses halaman: 15957,
pengunjung online: 249, waktu akses: 0,031 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank