Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan
PNPM-Perkotaan
Warta
,
Selamat datang di website PNPM Mandiri Perkotaan!
HomeWartaCeritaBKM Laloeha Studi Banding di Watulondo dan Lapulu
Bagi rekan pelaku dan pemerhati P2KP yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan P2KP dan KBP ke Redaksi: Email Redaksi

Tulisan yang dikirim berformat document word (.doc) disertai foto dan keterangan foto. Foto sebaiknya berformat .jpg atau .bmp, dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen). Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

Atau, dapat langsung dikirim melalui web (klik "kirim"), syaratnya, Anda sudah terdaftar sebagai member web P2KP. Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di web P2KP tercinta ini.
Kolaka, 24 September 2012
BKM Laloeha Studi Banding di Watulondo dan Lapulu

Oleh: 
Nasir 
TA PLPBK 
OSP-8 Sulawesi Tenggara   
PNPM Mandiri Perkotaan

Antusiasme BKM Mandiri Kelurahan Laoleha, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka terlihat jelas ketika berkunjung ke Kelurahan Watulondo dan Lapulu. Rasa syukur tak henti-hentinya disampaikan oleh Koordinator BKM Laloleha atas terpilihnya kelurahan mereka menjadi lokasi Program Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) yang juga dikenal dengan nama Neighborhood Development (ND).

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Team Leader OSP-8 Sultra dalam Rangka pembekalan awal mengenai ND adalah memfasilitasi Studi Banding BKM Laloeha kedua kelurahan yang telah mendapat ND sebelumnya di Kota Kendari, yakni Watulondo dan Lapulu.

Pengalaman studi banding di dua Kelurahan Watulondo dan Lapulu yang sudah terlebih dahulu mendapat ND ini disebutkan menjadi pengalaman berharga dan berarti ketika akan memulai siklus ND di Laloeha.

Meski Siklus ND ini singkat dibandingkan dengan dua kelurahan yang ada di Kota Kendari. “Tapi kami, bersama pimpinan kolektif BKM lainnya cukup optimis ND sukses di Kelurahan Laloeha,” tutur Koordinator BKM Laloeha.

Tahapan studi banding diawali dengan berbincang langsung antara BKM Laloeha dengan BKM Lapulu dan Watulondo secara terpisah. Sebanyak 13 orang terdiri dari anggota 7 orang PK-BKM bersama 1 orang sekretaris BKM, 2 orang UPK dan 3 orang relawan PNPM Mandiri Perkotaan, Kelurahan Laloeha terlibat pada kegiatan studi banding yang diselenggarakan selama dua hari pada 6 - 7 September 2012 lalu.

Studi Banding pertama dilakukan di kelurahan Lapulu pada hari Kamis, 6 September 2012. Selanjutnya Jumat pagi, 7 September 2012 TA PLPBK memberikan gambaran pelaksanaan ND kepada BKM, UPK dan Relawan. Pertemuan ini juga dihadiri oleh beberapa TA OSP8 Sulawesi Tenggara (Sultra), Askot CD Mandiri Kolaka dan Koorkot Kota Kendari.

Selanjutnya studi banding dilakukan di Kelurahan Watulondo usai shalat Jumat. Berbagai pertanyaan disampaikan oleh Koordinator BKM A. Abd. Gaffar bersama BKM terkait penentuan pengembangan prioritas kawasan. Hal ini penting menurut beliau, agar saat mensosialisasikan ND ke masyarakat tidak menyimpang dari kerangka acuan pelaksanaan dan tujuan ND yang sebenarnya.

Menurut Koordinator BKM, potensi pengembangan ND di Kelurahan Laloeha lebih pada pengembangan masyarakat pekebun. Lahan kebun di Kelurahan Laloeha cukup luas, tapi belum diolah secara optimal dan banyak warga yang memilih untuk bekerja di bidang jasa, seperti mengojek dan jualan. Mungkin karena kebun warga jauh dari permukiman penduduk.

Salah satu yang mungkin bisa dikembangkan adalah mendekatkan warga dengan wilayah kebunnya, sehingga lebih optimal mengelola kebun yang ada. Mungkin bisa mengembangkan kawasan permukiman di kebun.

“Ini hanyalah pemikiran saya. Penetapan pengembangan kawasan prioritas tetap berdasarkan kesepakatan warga,” tutur Abd. Gaffar saat ditanya mengenai potensi kawasan prioritas.

Setelah dua hari melakukan studi banding, BKM Laloeha menyusun rencana aksi sekembalinya dari Kota Kendari menuju Kolaka, segera melakukan sosialisasi ND dan rembug kampung guna menyerap aspirasi warga dalam rangka penetapan kawasan prioritas. [Sultra]

Editor: Nina Firstavina

(dibaca 681)
KOMENTAR ANDA:
Kembali ke atas | Kirim komentar | Kirim Warta | Indeks Cerita | Arsip Cerita | Print
PNPM Mandiri Perkotaan:
Jl. Danau Toba F 3 No. 8, Jakarta Pusat 10210
Total pengunjung hari ini: 3256, akses halaman: 5367,
pengunjung online: 259, waktu akses: 0,047 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank